Thursday, 19 September 2019

Soal Tentara Muslim, Semakin Banyak yang Kecam Donald Trump

Selasa, 2 Agustus 2016 — 8:02 WIB
Khizr Khan dan istrinya (orangtua Humayun Khan tentara Muslim)

Khizr Khan dan istrinya (orangtua Humayun Khan tentara Muslim)

AMERIKA– Mantan calon Presiden Amerika Serikat, John McCain, menambah panjang daftar tokoh senior Republik yang mengecam Donald Trump karena menyerang orang tua Humayun Khan, tentara Muslim Amerika yang tewas saat bertugas di Irak.

Senator McCain, yang dikenal sebagai veteran Perang Vietnam, menyebut Trump, calon presiden dari Republik, tak berhak untuk mencemarkan atau menghina warga terbaik di Amerika.

“Saya sangat tidak setuju dengan pernyataan Trump,” kata McCain dalam satu pernyataan.

“Saya sungguh berharap rakyat Amerika memahami bahwa pernyataan seperti itu tak mewakili pandangan Partai Republik,” tegasnya.

Presiden Obama juga mengecam Trump atas pernyataannya tersebut.

Orang tua Humayun Khan, Khizr Khan dan istrinya, pekan lalu berpidato di konvensi nasional Partai Demokrat dan mengkritik Trump yang ia katakan “tak pernah berkorban demi negara Amerika”.

Menanggapi kritik ini, Trump mengatakan bahwa “dirinya sudah banyak berkorban” dengan menciptakan lapangan kerja.

Tapi ia juga “mengejek” istri Khan, yang berdiri diam di samping suaminya saat Khan berpidato.

“Jika Anda melihat istrinya, dia berdiri di sana,” kata Trump.

“Dia tidak punya bahan apa pun untuk dikatakan … mungkin dia tidak diizinkan untuk punya bahan pembicaraan. Coba Anda kasih tahu saya.”

Orang tua tentara Muslim tersebut, Khizr Khan, kepada BBC mengatakan sudah saatnya untuk berdiri melawan Trump.

Khan mengatakan Trump menghina kaum perempuan, hakim, dan bahkan anggota Republik.

Tindakan Trump, kata Khan, tak bisa didiamkan.(BBC)