Tuesday, 25 September 2018

Dukung Jokowi Untuk 2019, Novanto Ngaku Tak Punya Ambisi Jabatan

Rabu, 3 Agustus 2016 — 19:48 WIB
Presiden Jokowi menghadiri penutupan Rapimnas Partai Golkar. (dok.timyadi)

Presiden Jokowi menghadiri penutupan Rapimnas Partai Golkar. (dok.timyadi)

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menyatakan dirinya tidak memiliki ambisi apapun untuk menjabat, terkait dukungan partainya kepada Pemerintahan Jokowi-JK hingga 2019.

“Secara pribadi saya tidak punya ambisi apapun kecuali ingin membesarkan partai dalam tiga tahun ini. Tidak ada pemikiran untuk menjadi pejabat apapun, kecuali ingin mendukung Pak Jokowi,” kata Setya, di Jakarta, Rabu (3/8).

Menurut mantan Ketua DPR RI tersebut, sejak terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar dirinya menyibukkan diri dengan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Tercatat sudah 17 provinsi yang didatangi dalam rangka melakukan kekuatan baru.

Terkait dukungan terhadap Pemerintahan Jokowi-JK, Novanto mengatakan, banyak kalangan yang bertanya kenapa Partai Golkar tidak mencalonkan sendiri kadernya pada Pilres 2019, kenapa memilih Jokowi.

Novanto memberikan alasan, dukungan kepada Pemerintahan Jokowi-JK, berkaca pada pengalaman saat dirinya menjabat sebagai Ketua DPR RI. Situasi saat ini awal mula banyak yang “underestimate” kepada Jokowi, menilai dapat dikuasai dan diatur oleh partai politik.

“Tetapi kenyataannya tidak demikian, kini beliau (Jokowi-red) bersama-sama parpol bergerak, bahkan strateginya memberikan kepentingan untuk bangsa dan negara khususnya mensejahteraan rakyat,” katanya.

Menurutnya, dukungan terhadap Jokowi dilihat dari dua visi yang sama antara Presiden dan Partai Golkar. Yakni presiden dengan Nawa Cita dan Partai Golkar dengan visi menjalankan kesejahteraan sampai 2045.

“Dilihat dari pengalaman dengan presiden, saya sering melakukan pembicaraan dengannya. Kenyataan yang dilakukan oleh presiden, komitmen dijalankan. Berkomitmen tinggi membangun infrastruktur dan pedesaan dengan betul-betul seksama,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Novanto, sejak awal dilanjut Presiden telah memiliki program dalam waktu dekat yakni tol laut, yakni pembangunan sentra pelabuhan yang dapat menumbuhkan perekonomian baru. Program tersebutpun diwujudkan.

“Sekarang ada program Amnesti Pajak, ini sudah dibicarakan saat saya masih di DPR RI. Dan setelah menjadi Ketum, program ini dijalankan, semua fraksi di Partai Golkar diminta untk mendukung presiden. Parpol Golkar mempelopori kemajuan amnest pajak bersama partai lainnya,” katanya.

“Dilihat dari elektabilitas Joko Widodo saat ini tinggi. Golkar yakni Jokowi akan menang, untuk kemajuan Indonesia,” kata Novanto menambahkan. (*/win)