Saturday, 22 September 2018

Ruhut: Demokrat Dukung Cagub Ahok yang Unggul Survei

Rabu, 3 Agustus 2016 — 22:12 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, menegaskan jika partai yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, percaya kepada survei terkait Pilkada DKI. Ruhut menyatakan, partainya memilih calon gubernur yang unggul survei, yakni Ahok.

Menurut dia, sejauh ini Demokrat  masih melakukan evaluasi oleh Majelis Tinggi Demokrat, yang dipimpin oleh SBY. Tapi, Pak SBY mempercayai hasil survei. Sehingga kemungkinan besar Demokrat akan mendukung cagub yang unggul di survei.

“Pak SBY orangnya percaya hasil survei, maka Demokrat dipastikan akan mendukung cagub yang unggul di survei. Hanya saja kini semua bakal cagub DKI Jakarta, yang muncul semua diseleksi oleh Majelis Tinggi Demokrat. Bahkan nama yang muncul bisa di luar bakal cagub yang ada sekarang,” tegas anggota Komisi III DPR RI itu pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Yang jelas kata Ruhut, Demokrat akan mendukung bacagub DKI yang akan menang. Tidak mungkin mendukung yang kalah. Dan, saat ini katanya, yang sah menjadi calon gubernur itu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab, pasangannya sudah ada, Heru.

“Kecuali, kalau partai pendukungnya seperti Golkar, NasDem, dan Hanura mempunyai calon sendiri, maka bacawagub-nya figure lain. Kalau PDIP mendukung, Ahok maka cagubnya Djarot,” ujarnya.

Sementara kalau Sandiaga Uno, baru dicalonkan oleh Gerindra. Sedangkan PKS belum pasti. Pasangan Sandiaga Uno pun belum jelas. Lalu, apakah PDIP akan mengusung Walikota Surabaya, Risma?

Seharusnya, menurut Ruhut, biarkan putra daerah yang sudah bekerja dengan baik tetap mengabdi di daerah. “Kalau bisa semua gubernur, bupati dan walikota di 34 provinsi itu baik-baik. Jadi, kalau PDIP mau mengajak Risma, tentu kita hormati. Tapi, saya yakin Ahok yang akan menang,” tambah Ruhut.

Mengapa? Kalau Ahok kata Ruhut, sebagai gubernur DKI Jakarta, dia sudah memberi bukti, bukan janji lagi. Sedangkan bacagub yang muncul belakangan ini baru janji-janji politik. “Kalau janji politik kita tahulah. Bahwa Ahok telah bekerja keras, dan partai pendukungnya ingin Ahok kerja keras untuk rakyat,” pungkasnya.  (*/win)

  • dana brahmana

    emang masih ada yang percaya sama ruhut ? hahahaha

  • zuman

    sangat setuju dengan komentar kang emil terhadap ILC,
    sebagian yg beliau katakan, ILC dapat meng-inspirasi, menonton diri sendiri, ada pula yg hadir terus dan bersuara besar tp asbun.