Monday, 20 August 2018

Kontingen Bulutangkis Tiba di Rio de Jeneiro Disambut Menpora

Senin, 8 Agustus 2016 — 15:43 WIB
Menpora saat sambut Tim Bulutangkis. (Ist)

Menpora saat sambut Tim Bulutangkis. (Ist)

BRAZIL  – Menpora Imam Nahrawi menyambut kedatangan rombongan atlet bulutangkis di perkampungan atlet di Rio Centro, Barra da Tujca, Rio de Janeiro, Braqzil, Minggu (7/8/2016) waktu setempat.

Hendra Setiawan dan kawan-kawan tiba di Rio Janeiro setelah menjalani training camp di Sao Paulo sejak akhir Juli lalu. Pada kesempatan ini, Menpora berharap semua atlet bulutangkis rileks dan berjuang mempersembahkan yang terbaik untuk bangsa.

Cak Imam juga berharap kontingen bulutangkis bisa memperbaiki prestasi setelah gagal membawa pulang medali pada Olimpiade 2012 London.

“Bulutangkis merupakan salah satu tumpuan utama Indonesia untuk meraih emas di Olimpiade kali ini. Namun demikian atlet tidak perlu terbebani, tampil rileks dan enjoy saja bermain,” kata Menpora yang juga menyempatkan diri selfie bersama para pebulutangkis terbaik Indonesia tersebut.

Kontingen bulutangkis terdiri dari 10 atlet didampingi 8 ofiicial. Ke-10 Wakil Merah Putih itu adalah Tommy Sugiarto, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, Praven Jordan, Kindawati Fanetri, Greysia Polli, Nitya Krishinda Maheswari, Liliyana Natsir dan Debby Susanto. Cabang bulutangkis dijadwalkan berlangsung 11-20 Agustus mendatang.

Dalam kunjungan ke perkampungan atlet, Menpora juga mengunjungi kontingen Indonesia lainnya yang sedang berjuang di Brasil. Imam bertemu atlet dari cabang renang, atletik, dan angkat besi. Sekaligus  mengamati kondisi perkampungan atlet tersebut dan mempelajarinya demi persiapan Asian Games 2018.

Manteri asal Bangkalan, Madura ini juga berpesan agar atlet yang hadir di Brasil bisa berbagi cerita tentang pengalamannya di Olimpiade kali ini.

“Nantinya para pejuang olahraga kita ini yang harus banyak bercerita apa yang mereka rasakan dan lihat selama mengikuti perhelatan besar di luar negeri, untuk kemudian menjadi masukan bagi kita yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018,” tuturnya.

Menpora menegaskan bahwa menjadi tuan rumah sebuah perhelatan akbar itu harus detil. Termasuk harus memahami karakter peserta, dan lebih dari itu harus memberi kesan yang baik bagi para peserta. Apalagi, setelah nanti menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia juga harus berusaha untuk bisa menjadi tuan rumah Olimpiade. (rizal/win)