Monday, 24 September 2018

PABBSI Akan Beri Bonus Tambahan Kepada Atlet Eko

Selasa, 9 Agustus 2016 — 9:58 WIB
Eko Yuli Irawan bersama pelatih.(ist)

Eko Yuli Irawan bersama pelatih.(ist)

RIO DE JANEIRO (Pos Kota) – Lagi atlet angkat besi raih sukses di olimpiade. Kali ini datang dari Eko Yuli Irawan.

Ia sukses menyumbangkan medali perak bagi Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Turun di kelas 62 kg putra, lifter Eko mencatat total angkatan 312 kg di Riocentro Pavilion, Rio de Janeiro, Selasa (9/8/2016) pagi WIB atau Senin (8/8) waktu setempat.

Pada angkatan snatch, Eko Yuli mampu mengangkat beban 142 kg. Sementara di angkatan clean & jerk, lifter berusia 27 tahun itu sukses mengangkat beban seberat 170 kg.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga seluruh Indonesia (PB PABBSI) Rosan P. Roeslani mengatakan pihaknya patut bersyukur saat ini meraih dua medali perak dari cabor angkat besi. Menurutnya, ini adalah prestasi yang membanggakan untuk Tanah Air.

“Sebenarnya target kami adalah emas, tetapi PB PABBSI sangat menghargai jerih payah semua lifter yang berusaha maksimal di ajang Olimpiade ini. Kami pun akan memberikan bonus di luar yang diberikan pemerintah,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (9/8) pagi.

Medali emas direbut atlet Kolombia, Oscar Albeiro Figueroa Mosquera, dengan total angkatan 318 kg. Figueroa mengangkat beban 142 kg pada angkatan snatch dan 176 kg pada angkatan clean and jerk.

Lifter Kazakhstan, Farkhad Kharki, membawa pulang medali perunggu dengan total angkatan 305 kg. Kharki mengangkat beban seberat 135 kg pada angkatan snatch dan 170 kg pada angkatan clean and jerk.

Bagi Eko Yuli, medali perak di Olimpiade Rio de Janeiro ini adalah medali Olimpiade ketiga yang dia sumbangkan untuk Indonesia. Dia sebelumnya meraih perunggu di Olimpiade Beijing 2008 dan perunggu lagi di Olimpiade London 2012. Rekan senegaranya, Muhammad Hasbi hanya menempati posisi ketujuh.

(rizal/sir)