Monday, 19 August 2019

PDIP DKI Jakarta: Ahok Panik

Selasa, 9 Agustus 2016 — 20:51 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.(dok)

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.(dok)

JAKARTA (Pos Kota) – PDI Perjuangan DKI Jakarta menilai calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah panik dengan terbentuknya koalisi kekeluargaan yang terdiri dari tujuh partai.

Dengan pernyataan Ahok yang mengaku tidak takut termasuk jika seluruh partai menghadangnya menyatakan tidak gentar. “Nah itu kan bisa terlihat, itu bahasa orang confiden (percaya diri) atau bahasa orang panik? Itu orang panik tuh kayak gitu,” ujar Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDIP DKI, Gembong Warsono saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Anggota Komisi Pemerintahan DKI ini menyebutkan, terbentuknya koalisi antara PDIP, Gerindra, PKS, PPP, PKB, PAN, dan Demokrat bukan untuk mengepung Ahok sebagai petahana. Koalisi kekeluarga dijalin dengan tujuan mengedepankan solusi yang mencuat di Ibu Kota. “Hasilnya kami menentukan kriteria calon yang arif, bijaksana, santun, etika, bersih, dan cerdas,” tegas Gembong.

Sebelumnya Ahok mengaku tak gentar dengan konsolidasi tujuh partai politik (Parpol) untuk menantangnya di Pilkada DKI. Dia menyatakan, sudah sejak lama dirinya menyiapkan mental kuat untuk kembali bertarung memperebutkan kursi DKI 1 periode 2017-2022.

“Enggak masalah, mau kumpulin semua partai gue gak takut. Waktu aku independen kamu kira mental ku seprti apa? Mental saya waktu itu independen lawan semua partai,” ujarnya.(guruh/us)