Monday, 20 November 2017

Ada Penyuluhan, Warga Kampung Muara Bahari Sepakat Basmi Narkoba

Rabu, 10 Agustus 2016 — 14:36 WIB
Diresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes John Turman‎ Panjaitan diampingi Wakapolres Jakut AKBP Dramayadi memberikan pingkisan sembako bagi warga miskin di Kampung MUara Bahari, Tanjung Priok. (ilham)

Diresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes John Turman‎ Panjaitan diampingi Wakapolres Jakut AKBP Dramayadi memberikan pingkisan sembako bagi warga miskin di Kampung MUara Bahari, Tanjung Priok. (ilham)

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Ratusan warga dan pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, antusias mengikuti sosialisasi atau penyuluhan pencegahan peredaran narkoba, Rabu (10/8).

Acara ini digelar Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Sat Narkoba Polres Jakarta Utara. Kegiatan yang berlangsung di lapangan terbuka Taman Volker Karapan Sapi, Tanjung Priok itu, sepakat untuk membantu polisi ‎dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggalnya.

Dalam kesempatan itu juga diberikan bingkisan sembako bagi warga kurang mampu di lokasi. Diresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes John Turman‎ Panjaitan, menga‎takan saat ini Kampung Muara Bahari termasuk daerah operasional rawan narkoba yang sudah mulai turun tingkat peredarannya pasca operasi besar-besaran penangkapan bandar narkoba selama dua tahun terakhir.

“Saya apresiasi masyarakat mau bekerja sama dengan kami dalam melakukan pemberantasan narkoba. Kami harap kerja sama antara masyarakat dan polisi ini terus dijalin dengan baik agar tidak ada lagi penyalahgunaan narkoba di kampung ini,” kata John didampingi Wkapolres Jakarta Utara, AKBP .

Dikatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh pengurus RT dan RW agar peredaran narkotika dapat diminimalisir sedini mungkin dengan memberikan informasi yang akurat kepada anggota kepolisian bila mengetahui ada transaksi atau peredaran narkoba.

“‎Saya percaya, hanya sebagian kecil saja masyarakat di Kampung Muara Bahari ini yang terlibat langsung dalam peredaran narkotika, dan justru sebagian besar warga lainnya yang tidak terlibat peredaran malah dirugikan dengan anggapan kampung ini sebagai lokasi rawan narkoba,” ujarnya.

John menjelaskan, salah satu lokasi yang masih digunakan sebagai tempat untuk mengkonsumsi narkoba berada di sepanjang pinggiran rel kereta api, perbatasan dengan permukiman Kampung Muara Bahari.

“Dulu ada oknum warga yang memprovokasi saat anggota kami melakukan penangkapan dan penggrebekan bandar narkoba untuk melempari anggota dengan batu dan benda-benda lainnya. Tapi setelah kami melakukan sosialisasi secara berkelanjutan, masyarakat tidak mudah terpancing dengan aksi provokasi tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Jakarta, AKBP Bambang Gunawan, menambahkan dalam acara ‘Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba’ (‎P4GN) bertujuan untuk mengajak masyarakat bersatu dengan polisi untuk bergerak melawan peredaran narkoba.

“Dengan ada penyuluhan ini, kami juga memberikan nomor telefon dan call center bagi masyarakat untuk bisa melapor ke anggota kami bila mengetahui ada peredaran narkoba,” ujarnya.

Ia menjamin kerahasiaan dari masyarakat yang melaporkan adanya transaksi narkoba di Kampung Muara Bahari, agar masyarakat merasa jauh lebih aman dan tidak diancam oleh oknum-oknum pengedar narkoba.

“Kami akan tindak dengan cepat dan respon, agar kampung muara bahari ini bebas dari n‎arkoba, masyarakat jangan takut melapor, karena kami akan melindungi para informan masyarakat,” pungkasnya. (ilham/win)