Saturday, 22 September 2018

Tersandung di Aksi Ketiga, Alan Sudah 2 Kali Bawa Kabur Anak Gadis

Jumat, 12 Agustus 2016 — 21:29 WIB
Polisi melakukan rekostruksi terhadap tersangka pembaw akabur gadis 16 tahun. (imam)

Polisi melakukan rekostruksi terhadap tersangka pembaw akabur gadis 16 tahun. (imam)

TANGERANG (Pos Kota) – Ahmad Nur alias Alan, tersangka pembawa lari gadis di bawah umur, ternyata pernah dua kali melakukan aksi serupa. Sepak terjangnya terbongkar setelah polisi menelusuri jejak pria asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), tersebut.

“Setelah ditelusuri. Ini adalah aksi yang ketiga. Sebelumnya pelaku membawa kabur dua gadis dengan modus yang sama. Hanya saja korban sebelumnya berusia dewasa dan tidak melapor ke polisi,” kata Kanitreskrim Polsek Teluknaga, Iptu Madsani, Jumat (12/8/2016).

Menurutnya, bila Alan tak ditangkap, tidak menutup kemungkinan aksi serupa terus dilakukannya. Ia juga mencurigai pelaku memiliki prilaku seks kompulsif atau biasa disebut hiperseks.

“Di riwayat handponenya, pelaku sering sekali menonton film porno. Bahkan percakapan SMS-nya, pelaku selau membahas seks dengan korban,” ujar Madsani.

(Baca: Bermula dari HP, Pria Ini Bawa Kabur Gadis Belia)

Alan ditangkap tim buser di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Ia diamankan petugas Polsek Teluknaga lantaran membawa lari ‎ gadis 16 tahun. Saat ditangkap, ia berencana kabur ke kampung halamannya di Bima, NTB.

Selama 21 hari malarikan anak itu, Alan menyetubuhi gadis yang baru dikenalnya itu sampai enam kali. Pria ini dijerat dengan Pasal 332 KUHP tentang melarikan diri anak dibawah umur dan Pasal 81 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun kurungan penjara,” pungkas Madsani. (imam/yp)