Saturday, 19 August 2017

Bini Nekat Ditalak Tiga Demi Kawini Janda Nenek

Selasa, 16 Agustus 2016 — 6:15 WIB
cuci-kampung

KETERLALUAN sekali Waris, 47, jadi suami. Bini yang lebih muda diceraikan, demi bisa mengawini Kasiyah, 36, yang sudah jadi nenek. Ketika keduanya sedang mesum dipergoki warga, sehingga keduanya kena sanksi adat berupa denda cuci kampung Rp 5 juta. Karena kadung talak tiga, perlu pembatalan di Pengadilan Agama.

Jangan main-main dengan perceraian. Sebab talak itu meski halal, sangat dibenci Allah. Apa lagi yang berani keluarkan talak tiga sekaligus, ketika terjadi penyesalan atas perceraian itu, untuk bisa rujuk kembali, tidaklah mudah. Soalnya istri harus dinikahi lelaki lain dulu, dan disetubuhi. Setelah itu baru boleh rujuk kembali.

Warris warga Arga Makmur, Bengkulu, jadi guru SD honorer tanpa masa depan. Soalnya, dalam usia setinggi itu belum diangkat juga jadi PNS. Ironisnya, meski penghasilan tidak jelas, dia berani-beraninya punya WIL, Ny. Kasiyah yang sudah bercucu. Padahal wanita ini juga masih punya suami.

Rupanya cintanya pada Kasiah sudah berurat berakar, sehingga untuk mengawininya harus cerai dulu dengan istrinya. Begitu yakin akan pilihannya, istri pertama diceraikan secara langsung talak tiga. Begitu surat cerai diperoleh, Waris – Kasiah semakin kenceng dalam berpacaran. Sampai-sampai beberapa hari lalu digerebek masa.

Karena Kasiah masih punya suami, praktisi mesum itu hanya didenda bayar uang cuci kampung Rp 5 juta. Yang jadi masalah, Waris tak semudah itu bisa kembali pada istrinya dulu, sebab sudah kadung talak tiga. Solusinya ada juga, tapi harus dinikahi lelaki lain dulu. Kemudian dicerai dan kembali nikah dengan suami pertama. Yang jadi problem, istrinya itu saat dikawin orang harus disetubuhi dulu. Itu artinya istri kan jadi barang bekas.

Ya bikin kesepakatan dulu dong, kan kawin rekayasa. (JPNN/Gunarso TS)