Tuesday, 16 October 2018

17 Tembakan Meriam TNI Iringi Detik-Detik Proklamasi

Rabu, 17 Agustus 2016 — 11:15 WIB
Prajurit Baret Coklat  TNI AD melepas tembakan meriam mengiringi detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka. (puspen tni)

Prajurit Baret Coklat TNI AD melepas tembakan meriam mengiringi detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka. (puspen tni)

JAKARTA (Pos Kota) – Ada yang beda dalam peringatan HUT ke-71 RI, Rabu (17/8/2016). Sebanyak 17 kali tembakan salvo dilepaskan saat mengawali prosesi upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih,

Dalam rilis yang diterima PoskotaNews.Com disebutkan meski berada dalam jarak ratusan meter dari lokasi upacara di Istana Merdeka, di tangan prajurit Baret Coklat, satuan Armed dari Yon Armed 7/105 GS Kodam Jaya, berhasil melaksanakan tembakan salvo dengan peluru hampa sebagai rangkaian penghormatan.

Hal itu disampaikan Kapuspen TNI, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, saat menghadiri pelaksanaan upacara Peringatan HUT ke-71 RI di Istana. β€œTak hanya beraksi di momen upacara 17 Agustusan, debut meriam 75 mm ini sering digunakan sebagai elemen penyambutan tamu-tamu negara yang berkunjung ke istana,” tutur Kapuspen TNI.

Menurutnya, meriam 75 mm atau kondang disebut Salute Gun tidak dirancang untuk berperang. Sesuai namanya, meriam ini lebih dikedepankan untuk melepaskan tembakan penghormatan dan atraksi. (yp)