Friday, 23 June 2017

Bangun Gedung, Polres Tangsel Harus Tetap Berikan Rasa Aman

Kamis, 18 Agustus 2016 — 17:04 WIB
polres tangsel

TANGERANG –  Polres Tangerang Selatan (Tangsel) ingin naik tingkat menjadi Polres Metro tentunya membutuhkan beberapa kriteria serta syarat yang harus dipenuhi selain dapat menangani masalah gangguan kriminalitas, jumlah penduduk dan luas wilayah.

Hal itulah yang perlu dicamkam oleh pimpinan Polres Tangsel yang belum lama dibentuk, dan kini tengah membangun gedung sendiri, karena sejauh ini masih ‘ngontrak’.  Polres Tangsel harus segera memberikan bukti-bukti nyata untuk memberi rasa aman masyarakat, dan mengayominya.

Hal di atas juga sejalan dengan pernyataan  Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Moechgiyarto usai peletakan batu pertama pembangunan gedung Mapolres Tangsel di Lengkong Gudang, Serpong, belum lama ini

“Paling tidak untuk peningkatan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) setingkat seperti Polres Metro tentunya harus melalui beberapa kriteria dan penilaian,” kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Moechgiyarto, beberapa waktu lalu.

Saat itu, Kapolda didampaingi Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dan kapoplres Tangsel AKBP Ayi Supardan usai peletakan batu pertama pembangunan gedung Mapolres Tangsel di Lengkong Gudang, Serpong, belum lama ini.

Ada beberapa kriteria maupun penilaian jika ingin masyarakat Kota Tangsel meningkatkan Polres setempat menjadi setingkat Metropolitan atau Polres Metro seperti tingkat gangguang keamana, jumlah penduduk dan lainnya.

Menurut dia, yang jelas harus ada beberapa syarat jika ingin naik kelas terlebih Kota Tangsel ini memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak yaiotu 1,45 juta jiwa dengan luas wilayah 147,18 Km dan peningkatan penduduk mencapai 8.800jiwa/Km2.

“Memang daerah ini menjadi salah satu daerah yang cukup padat penduduknya diwilayah jajaran Polda Metro Jaya,” tuturnya yang menambahkan untuk sekarang fokusnya adalah  menyelesaikan proyek pembanguan gedung Polres Tangsel yang direncanakan selesai tahun 2017 mendatang.

Jika luas wilayah dan jumlah penduduk bertambah, tambah dia, tentunya personil yang dibutuhkan akan bertambah pula dan tentunya ini juga akan menambah penilaian serta criteria status Polres Tangsel dapat menjadi Polres Metro Tangsel di masa mendatang.

Sedangkan, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, berharap proyek gedung Mapolres Tangsel dapat selesai tepat waktu sehingga pelayanan ke masyarakat dalam menanggani berbagai persoalan tindak kejahatan maupun kriminalitas serta lainnya dapat cepat ditangani serta membuat jajaran anggota Polres Tangsel nyaman bekerja.

Diakuinya, lahan untuk pembangunan Polres Tangsel seluas 10.285 M dengan luas bangunan 5.500 M sedangkan dana mencapai Rp 53 milar yang berasal dari dana hibah APBD Kota Tangsel erta Rp 5 miliar dari ABPN untuk membeli mebeler.

“Saya berharap kegiatan pembangunan selesai tepat waktu sehingga semua pelayanan ke masyarakat dari Polres Tangsel dapat dilakukan di gedung yang baru,” tuturnya. (anton/win)