Tuesday, 20 November 2018

Djarot : Kader PDIP Tolak Ahok Nanti Juga Dukung

Kamis, 18 Agustus 2016 — 20:11 WIB
Ketua PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi, Djarot Saiful Hidayat‎. (Joko)

Ketua PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi, Djarot Saiful Hidayat‎. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Perbedaan pendapat oleh sejumlah kader DPD PDI Perjuangan Jakarta mewarnai rencana diduetkannya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Namun, Djarot menilainya sebagai hal biasa.

“Itu biasa. Sebelum keluar rekomendasi tertulis biasanya ada perbedaan pendapat. Itu dinamika terjadi,” kata Djarot di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).

Djarot merasa yakin perbedaan pendapat akan hilang bila Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri meminta para kader mendukung kembali duet Ahok-Djarot. “Begitu ada perintah dari ketua umum dari DPP partai, pasti mereka setuju,” ujarnya.

Adanya nyanyian kader PDIP yang menyerukan menolak Ahok dengan judul ‘Ahok Pasti Tumbang’ dan dipopulerkan melalui Youtube, Djarot pun memakluminya. “Itu kan untuk internal mereka karena belum ada keputusan resmi dari partai,” katanya.

“Selama ini kami nilai gak (berpotensi gaduh). Kan biasa. Kalau teman-teman di DPD itu berbeda pendapat. Tapi kalau sudah ada keputusan wah langsung dia karena sudah teruji militansi, loyalitasnya. Ini sama seperti tahun 2011-2012 waktu itu. Kan ada beberapa perbedaan ya,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDIP ini juga yakin tidak akan terjadi perpecahan dalam partainya. “PDIP sudah sangat teruji untuk mengikuti prosedur seperti itu,” tuntasnya. (julian)