Friday, 16 November 2018

Ternyata Jadi Lelaki Bujang Istri Memilih Diceraikan Saja

Kamis, 18 Agustus 2016 — 6:27 WIB
salah-gambar

SUDAH memiliki beberapa anak, tapi Wahyuni, 40, memilih diceraikan suaminya. Sebab ternyata Kabul, 45, ini punya hobi bujang, alias babu-babu diterjang. Banyak pembantu telah digauli, dengan alasan pada istri sudah tak punya gairah lagi. Sekali waktu aksi mesum Kabul dipergoki istri, dan mintalah dia bercerai.

Berumahtangga itu tujuannya membentuk keluarga bahagia, bukan sekedar mencari medan penyaluran seks. Sebab ketika suami istri itu sudah sama-sama renta, masalah libido sudah tereleminasi. Yang ada tinggal kasih sayang suami istri, bagaikan kakak beradik. Kebahagiaan mereka justru ketika momong cucu, sekaligus memanjakaannya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Ini beda dengan Kabul, seorang warga Surabaya. Meski mereka sudah menikah 20 tahun lamanya, masalah peranjangan masih jadi primadona. Sayangnya pelampiasan Kabul bukan kepada pihak yang berwajib (baca: istri), tapi justru perempuan lain. Dengan istri sendiri katanya sudah kehilangan gairah. “Ibarat lampu listrik, setrom istrinya tinggal 110 volt, susah untuk bisa dipacu kembali ke 240 volt lagi. ujar Kabul. Ibarat kata, dengan istri sudah perjuangan hidup, dengan perempuan lain justru pandangan hidup.

Karena sudah kehilangan gairah di rumah, diam-diam Kabul mulai berburu di jalur independen. Bisa pembantu, bisa istri tetangga. Kebetulan dia punya tampang yang menjanjikan, ditambah pinter melobi orang, dan asli warga negara Indonesia sampai ke paspor-paspornya. Karenanya setiap perempuan yang dihadapi langsung bertekuk lutut dan berbuka paha untuk Kabul.

Tapi mengencani bini tetangga itu dilakuan Kabul hanya insidentil saja, sebab harus pakai politik tingkat tinggi. Mayoritas yang dikencani kalangan pembantu,baik yang di rumah sendiri maupun pembantu di rumah tetangga. Maka boleh dikata Kabul ini termasuk lelaki bujang alias: babu-babu diterjang!

Sekali waktu dia sedang mengakuisisi pembantu di rumah sendiri, Mikem, 25, namanya. Orangnya hitam manis, tapi bodinya sekel nan cemekel. Kabul sangat tinggi gairahnya bersama Mikem, sehingga bisa main beberapa ronde, kalau perlu masih ada partai tambahan. Pokoknya orang Yogya bilang: gemak lonteng-lonteng, krasa penak ndengkeng-ndengkeng!

Tapi sial belum lama ini. Di kala tengah bertempur antara hidup dan mati bersama Mikem, eh…..istri pulang lebih cepat dari biasanya. Akibatnya Wahyuni memergoki betapa Mikem masih gidal-gidul dan Kabul gobal-gabel (baca: bugil). Wahyuni tak mampu lagi menangis, kecuali langsung minta cerai saja. Tak sanggup rasanya punya suami “bujang”

Wahyuni –Kabul telah mendaftarkan gugatan cerainya ke Pengadilan Agama Surabara. Kata lelaki nggeragas itu dalam sidang, pada istrinya sudah tak bergairah lagi. Tapi pada pembantu yang berbulu ketek seperti hutan Lodaya, gairahya meledak-ledak kayak mercon.

Dorrrrr ! (JPNN/Gunarso TS)