Saturday, 22 September 2018

Mimpi Ahok Setiap RW Ada RPTRA

Jumat, 19 Agustus 2016 — 7:26 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Hingga akhir tahun nanti, setidaknya ada 200 RPTRA di Ibukota.

Menurut Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama, ke depan, pihaknya ingin setiap RW memilik satu RPTRA. Karena itu, ia meminta lurah membeli lahan untuk dibangun RPTRA.”Saya ingin setiap RW ada RPTRA, lurah sudah saya minta untuk terus beli lahan,” katanya.

Menurut Basuki, RPTRA sangat penting ada di tengah-tengah lingkungan warga. Karena selama ini ruang untuk tempat berkumpul warga sangat minim. “Ruang untuk kumpul warga ini sangat minim di Jakarta. Dengan adanya RPTRA, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, orangtua hingga lansia bisa berkumpul,” katanya.

Sedangkan untuk ruang laktasi di RPTRA, Ahok menginginkan agar dilengkapi pendingin ruangan atau air conditioner (AC). Hal itu untuk memberikan kenyamanan kepada ibu dan anak yang sedang beraktivitas di ruang tersebut. “Di RPTRA itu sudah ada ruang laktasi dari dulu. Cuma saya minta laktasi tempat nyusuin itu harus pakai AC,” kata Ahok.

Dikatakan Basuki, kenyamanan bayi saat tidur di ruang laktasi bisa berpengaruh dengan tumbuh kembangnya. Jika menggunakan kipas angin, dikhawatirkan sang bayi justru akan sakit. “Nggak ada toleransi harus pasang AC itu supaya si bayinya bisa tidur lelap,” ujarnya.

Selain itu, ruang laktasi yang dibangun harus menggunakan kaca satu arah. Sehingga ibu tetap bisa mengawasi keberadaan anak-anak lainnya di luar ruangan. “Jadi kacanya harus satu arah, dari luar nggak bisa lihat, dari dalam bisa lihat. Jadi ibu bisa sambil awasi anak-anak main,” tandasnya.

Setidaknya ada 60 RPTRA yang dibangun mulai tahun lalu. Sementara tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membangun 150 RPTRA.(guruh)