Friday, 16 November 2018

Pekerja Honorer Kemenlu Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 19 Agustus 2016 — 16:27 WIB
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Menlu Retno Marsudi (rihadin)

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 260 orang tenaga kerja honorer di lingkungan Kementerian Luar Negeri RI mendapat perlindungan sosial Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, dan Direktur Perluasan Kepesertaan dan HAL, E. Ilyas Lubis, hadir dalam penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan itu. Disaksikan Menlu RI Retno Marsudi yang juga menyerahkan secara simbolis paket Sembako dari BPJS Ketenagakerjaan sejumlah 1200 paket.

“Perlindungan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) merupakan hak seluruh pekerja, baik pekerja Penerima Upah (PU) maupun pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk didalamnya, tenaga honorer seperti di Kemenlu RI ini,” kata Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam acara peringatan HUT RI Ke-71 di Kemenlu, Jumat (19/8).

Agus mengapresiasi Menlu Retno Marsudi yang memperhatikan perlindungan pekerja honornya. Dia berharap langkah ini diikuti kementerian dan instansi pemerintah lainnya. Menurutnya, program yang diikuti tenaga honorer ini adalah Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Program Jaminan Kematian (JKm), jumlahnya secara bertahap akan terus di tingkatkan.

Ilyas juga menambahkan, program BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak seluruh pekerja, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengikutkansertakan pekerja kepada program BPJS Ketenagakerjaan. “Secara Nasional total kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juli 2016 sebanyak 347.285 Perusahaan atau 99.22% dari target 2016 dengan jumlah Tenaga kerja sejumlah 19.924.437 orang atau 90,90 persen. (tri)