Tuesday, 18 September 2018

Membelot ke Korsel, Diplomat Korut Dinilai Sampah

Minggu, 21 Agustus 2016 — 6:00 WIB
Thae Yong-ho

Thae Yong-ho

KOREA UTARA – Pyongyang sebut Deputi Duta Besar Korea Utara yang membelot ke Korea Selatan sebagai sampah manusia. Pyongyang juga menyebut pejabat tersebut telah melakukan sejumlah kejahatan.

Pada tengah pekan, Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengumumkan Thae Yong-ho telah tiba di Seoul bersama keluarganya.

Thae Yong-ho adalah deputi duta besar Korea Utara untuk Inggris yang ditempatkan di London.

Kantor berita milik negara, Korean Central News Agency (KCNA) mengeluarkan pernyataan resmi pertama terkait dengan pembelotan pejabat berusia 55 tahun.

Menurut KCNA, Thae melakukan kejahatan termasuk penggelapan dana milik pemerintah, membocorkan rahasia negara dan melakukan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur. Thae telah diperintahkan kembali ke Korea Utara pada bulan Juni lalu untuk diselidiki atas sejumlah kejahatannya.

Dalam pernyataan resminya, KCNA mengatakan Thae seharusnya dihukum atas kejahatan yang dilakukannya namun dia memilih melarikan diri dari negara yang membesarkannya dan bahkan orangtua dan saudara-saudaranya, hanya memikirkan keselamatan sendiri, menunjukkan dirinya sebagai sampah manusia yang tidak mempunyai sedikitpun kesetiaan dan secuil kesadaran dan moral yang seharusnya dimiliki oleh manusia.

KCNA juga menuduh Seoul memanfaatkan pembelotan Thae untuk menghina kepemimpinan Korea Utara.(daus)