Friday, 20 September 2019

Koalisi Kekeluargaan Bidik Dua Anak Buah Ahok

Senin, 22 Agustus 2016 — 23:55 WIB
Sekda DKI Jakarta, M. Saefullah. diminta menjaga etika ( joko)

Sekda DKI Jakarta, M. Saefullah. diminta menjaga etika ( joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Koalisi kekeluargaan yang berisikan enam partai politik bakal mengumumkan nama bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub)yang akan didukung di Pilkada DKI 2017.

Dua nama anak buah Ahok yang nota bene calon petahana dibidik untuk dijagokan di pesta demokrasi rakyat ibukota kali ini.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI, Mohamad Taufik mengungkapkan dua nama yang bakal didukung koalisi kekeluargaan yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI, Saefullah dan Deputi Gubernur DKI Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Sylviana Murni. “Keduanya kami pantau untuk diusung sebagai bakal cagub atau bakal cawagub,” tegasnya, Senin (22/8).

Menurut Taufik, diliriknya kedua birokrat tersebut bukan tanpa alasan. Dikatakannya, birokrat merupakan rekan kerja yang cocok untuk mendampingi tokoh politik yang menjadi kepala daerah.

Terkait nama Saefullah dan Sylviana Murni, Taufik menyebut mereka sebagai birokrat yang berpengalaman. “Dua-duanya adalah birokrat tulen yang memulai dari bawah. Sama-sama pernah jadi walikota,” ujarnya.

Saefullah sebelumnya disebut-sebut akan dipasangkan dengan bakal cagub dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno. Beberapa waktu lalu, Sandiaga telah menemui Saefullah di Balaikota. Sandiaga juga menemui Sylviana.

SAEFULLAH SIAP

Saat dikonfirmasi, Saefullah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pilkada DKI. Baik sebagai cagub maupun cawagub. “Saya siap asal ada partai yang mendukung,” ucapnya singkat.

Kendati demikian, Saefullah mengaku belum menerima surat resmi terkait dukungan Partai Gerindra padanya.

Seperti diketahui sebelumnya tujuh partai politik (parpol) di luar partai pendukung calon petahana Gubernur DKI Ahok bersepakat membentuk koalisi kekeluargaan. Ke tujuh partai politik tersebut yakni PDI-Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Persatuan Pembangunan. (guruh)