Saturday, 20 October 2018

Firasat Putra Eddy Silitonga Sebelum Ayahnya Meninggal Dunia

Kamis, 25 Agustus 2016 — 12:21 WIB
Jenazah penyanyi lawas Eddy Silitonga, disemayamkan di rumah duka RS Fatmawati, jakarta Selatan. (adji)

Jenazah penyanyi lawas Eddy Silitonga, disemayamkan di rumah duka RS Fatmawati, jakarta Selatan. (adji)

JAKARTA (Pos Kota) – Duka mendalam dirasakan keluarga penyanyi lawas, Eddy Silitonga. Salah satu putra Eddy, Marco, mengaku mendapat firasat sebelum kepergian sang ayah untuk selama lamanya.

Menurutnya, beberapa hari belakangan almarhum ayahnya kerap berbicara dengan  nada lantang. “Bapak suaranya agak keras, katanya ‘Kalau bapak suaranya keras jangan marah di dalam hati’ seperti itu,” ucap Marco yang ditemui di rumah duka di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2016).

Marco tak menyangka, jika itu menjadi kesan terakhir yang ditinggalkan sang ayah. Bagi Marco, pelantun Lagu Mama tersebut adalah sosok ayah tegas dan panutan bagi keluarga.

(Baca: Eddy Silitonga Juga Kondang Sebagai Pelantun Lagu-lagu Pop Jawa)

“Bapak tegas, baik sangat sangat baik, selalu kasih apa yang kami butuhkan sampai dia nggak mikirin dirinya,” katanya. “Dia juga rela pakai HP jelek demi bisa kasih ke kami yang bagus,” tuturnya.

Sementara itu, dari pantauan Pos Kota tampak hadir pengamat musik, Bens Leo, yang menyampaikan ucapan duka cita kepada keluarga almarhum di rumah duka.

Eddy Silitonga tutup usia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, Kamis (25/8/2016) pukul 00.05 WIB. Penyanyi lawas era 80-an itu, sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama hampir dua minggu karena komplikasi jantung dan diabetes, sebelum menghembuskan nafas terakhir.  Rencanannya, jenazah Eddy SIlitongan akan dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu (27/8/2016). (adji/mb)