Saturday, 20 October 2018

Produk Ilegal Pangan, Kosmetik, Obat Senilai Rp 18 Miliar Dimusnahkan

Kamis, 25 Agustus 2016 — 17:13 WIB
Wagub DKI Jakarta Djarot saeful Hidayat saat menghadiri pemusnahan produk ilegal. (Ist)

Wagub DKI Jakarta Djarot saeful Hidayat saat menghadiri pemusnahan produk ilegal. (Ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Produk ilegal senilai Rp 18 miliar dimusnahkan di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi DKI Jakarta, Jalan Assyafiiyah Nomor 133, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Kamis (25/8).

Produk tersebut terdiri atas produk pangan, obat dan kosmetik yang berjumlah 152 macam (356.309 kemasan). Menurut  Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat yang hadir dalam pemusnahan tersebut,  peredaran produk pangan dan kosmetika ilegal merupakan kejahatan kemanusiaan yang bisa menurunkan derajat kualitas sumber daya manusia Indonesia. “Jangan sampai kebobolan lagi,” pesannya.

Untuk itu Djarot  mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih produk di tengah gencarnya serbuan produk ilegal saat ini. Tak hanya itu, Wagub pun meminta warga Jakarta berperan aktif memberantas peredaran produk  ilegal ini.

“Memang harganya jauh dari rata-rata tapi masyarakat jangan sampai tertipu. Justru kalau ada kecurigaan dan macam-macam laporkan kepada kami. Dengan cara seperti itu, kami bisa melindungi konsumen,” sambungnya.

Produk yang dimusnahan tersebut merupakan temuan dari hasil operasi terpadu yang dilakukan Balai BPOM Provinsi DKI Jakarta sepanjang tahun 2015. Produk tersebut berasal dari empat sarana produksi dan distribusi di wilayah Jakarta.

Kepala Balai BPOM Provinsi DKI Jakarta Dewi Prawitasari mengungkapkan, produk yang dimusnahkan terdiri dari 43 macam (11.164 kemasan) pangan impor ilegal senilai lebih dari Rp 827 juta dan 109 macam (345.145 kemasan) kosmetika ilegal, termasuk bahan baku, kotak dan label kemasan kosmetika ilegal senilai lebih dari Rp 15 miliar. “Ini kita peroleh dari penjualan online,” kata Dewi dalam laporannya.

Selain jenis panganan dan kosmetika ilegal yang dimusnahkan hari ini, Balai BPOM Provinsi DKI Jakarta juga memusnahkan obat kuat ilegal, obat tradisional yang mengandung bahan kimia,  suplemen kesehatan ilegal, kosmetika ilegal, serta panganan ilegal senilai Rp 2 miliar.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Penny Kusumastuti Lukito menghimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan obat dan makanan dengan menjadi konsumen cerdas.

Cara ini dapat dilakukan degan selalu cek kemasan, cek izin edar dan cek tanggal kedaluarsa.  “Selalu teliti kemasan, label, kedaluarsa dan pastikan produknya legal melalui izin edar dari Badan POM,” kata Penny. (Inung/win)