Wednesday, 20 September 2017

DPRD Sukabumi Sidak ke Pabrik Aqua

Jumat, 26 Agustus 2016 — 17:18 WIB
Jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi saat melakukan sidak ke PT Tirta Investama (TIV) di Desa Babakanpari, Cidahu, Sukabumi.

Jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi saat melakukan sidak ke PT Tirta Investama (TIV) di Desa Babakanpari, Cidahu, Sukabumi.

SUKABUMI (Pos Kota) – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi sidak ke PT Aqua Tirta Investama (TIV) di Jalan Cidahu, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam sidak, diketahui perusahaan yang memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) gallon ini tidak mengantongi Surat Izin Pengambilan Air Bawah Tanah (SIPA).

Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Asep Suherman. Mereka mengecek tiga sumber mata air yang masih berada di kawasan pabrik didampingi jajaran Muspika Cidahu. Belakangan diketahui, tiga sumber mata air yang dieksploitasi selama ini SIPA-nya dikantongi oleh PT Golden Missisippi yang berlokasi di Jalan Raya Siliwangi Nomor 70, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug.

“Memang ketika kami minta dokumen perusahaan, mereka hanya bisa memberikan SPPT, surat izin gangguan (HO) yang sudah kadaluarsa, IMB katanya ada tapi belum diberikan, dan ada beberapa berkas dokumen lainnya. Namun yang paling kami sesalkan adalah SIPA-nya, tidak ada. Ini jelas-jelas melanggar PP Nomor 121 Tahun 2015 Tentang Pengusaahaan Sumber Daya Air,” ungkap Asep Suherman .

“Kami meminta perusahaan ini segera memenuhi semua perizinan sesuai aturan. Dan ini berlaku bagi semua perusahaan yang ada. Jangan sampai menunggu sidak kami,” tegasnya.

Stakeholder Relation Regional Jawa Barat PT TIV, Murtijo mengatakan temuan sidak tersebut, akan menjadi masukan perusahaanya. Hanya, Martijo tidak bisa menjelaskan seputar kelengkapan perizinan. Alasannya, dia harus berkonsultasi dengan manajemen pusat. Termasuk, volume debit air yang diproduksi perusahaannya.

“Semua kan ada bidang-bidangnya. Kebetulan soal izin dan kuantitas produksi, orangnya tidak bisa ikut. Namun kami yakin, perusahaan kami memiliki semua izin,” bantahnya. (sule)