Friday, 21 September 2018

Terpikat Teman Sekantor Jadi Lupa Anak dan Suami

Minggu, 28 Agustus 2016 — 6:04 WIB
nahini

ISTRI cap apa Wuryanti, 28, ini. Terpikat dengan teman sekantornya, jadi lupa pada dua anaknya dan suami. Meski dua anaknya menangis tak mau orangtuanya bercerai, dia bersikeras mau menikah dengan Rahmad, 32, calon suaminya. Rahmad juga tak peduli dengan anak anak-anak Wuryanti. Katanya, “Mending bikin sendiri.”

Jangankan manusia, hewan saja punya naluri untuk mengasihi anak-anaknya. Ayam yang sedang ngemong kuthuk (anak ayam), pasti akan marah jika anak-anaknya diganggu orang. Anjing betina juga siap menggigit orang yang mengganggu anak-anaknya yang masih kecil (kirik). Tapi jika ada kucing makan anak sendiri, itu pasti kucing super kelaparan.

Wuryanti warga Surabaya, memang tidak sampai nglethak (makan) kedua anaknya, tapi tega menelantarkannya. Bayangkan, ketika Upik, 4, dan Didit, 2, di rumah selalu menanyakan di mana ibunya kok berhari-hari tidak pulang, dia malah asyik kelonan dengan PIL-nya yang sekaligus juga teman sekantornya. Sudah berminggu-minggu dia tidak pulang ke rumah, dan memilih kos bersama Rahmad, yang jelas-jelas bukan suaminya. Apakah Wuryanti mau ikutan jadi Bang Toyib?

Dilihat dari kacamata umum, penampilan Wuryanti memang lumayan cantik dan seksi pula. Karena itu banyak lelaki yang bisa tertarik padanya. Tapi ya sekedar tertarik saja, karena ternyata Wuryanti itu sudah punya keluarga. Tapi beda dengan Rahmad yang teman sekantor tersebut. Meski dia tahu bahwa perempuan ini sudah punya suami dan anak, terus ditelateni juga.

Entah pakai ilmu apa, atau dukun dari mana, lama-lama Wuryanti bisa menerima juga deburan asmara Rahmad ini. Karena sering ketemu, mudahlah keduanya membuat perjanjian untuk jalan-jalan dan kemudian bobok-bobok. Rupanya Wuryanti juga sangat kesengsem, sehingga ketika diajak tinggal di rumah kos bersama Rahmad, menurut saja. Seketika itu dia lupa pada anak dan suaminya.

Yang kasihan tentu saja anak-anak termasuk suaminya. Sejak istri tak pulang ke rumah, Mardani, 35, jadi seperti Jaka Tarub dalam legenda Jawa. Dia harus momong kedua anaknya, sehingga pekerjaan kantor jadi terbengkelai. Dia sudah berusaha mencari ke sana kemari, tapi tak ketemu juga.

Sampailah pada kejadian beberapa minggu lalu, tahu-tahu Wuryanti pulang dan minta cerai. Tentu saja Mardani kaget, sekian lama tidak pulang kok tahu-tahu muncul hanya untuk minta cerai. Apakah rumahnya dianggap Kantor Pengadilan Agama? Andaikan kala itu tak bersama cowok kekasih barunya, pasti habis sudah Wuryanti dihajarnya.

Tapi gara-gara Wuryanti datang bersama kekasih barunya, dia tak bisa lagi memaafkan kelakuan istrinya. Ya sudah, kalau minta cerai ya cerai saja. Gitu saja kok repot. Dan hari berikutnya Wuryanti – Mardani benar-benar mendaftarkan perceraiannya ke Pengadilan Agama Surabaya. Setelah beberapa kali sidang, perceraian pun dikabulkan.

Kedua anaknya menangis meraung-raung, tak mau kehilangan ibunya. Tapi Wuryanti sudah tidak peduli. Mereka pergi begitu saja. Paling sadis adalah sikap Rahmad. Katanya buat apa ngurusi anak orang, mending segera menikah dan bikin anak sendiri.

Oo, wong edan! (JPNN/Gunarso TS)

  • noname

    wanita macam ini tak akan pernah mencium harumnya surga kelak di akherat. surga dunia yg tak seberapa yg di dptnya