Thursday, 23 November 2017

Ini Keterangan Saksi Atas Satwa Langka di Rumah Gatot Brajamusti

Senin, 29 Agustus 2016 — 22:28 WIB
Satwa langka yang disita dari rumah Gatot Brajamusti

Satwa langka yang disita dari rumah Gatot Brajamusti

JAKARTA (Pos Kota)- Polisi masih terus mengusut kasus Aa Gatot Brajamusti yang terlibat narkoba. Beberapa saksi telah dimintai keterangan sebagai saksi atas Ketua Persatuan Artis dan Film (PARFI) ini hingga Senin (29/8) sore.

Salah satu yang diusut polisi adalah adanya satwa langka yang dilindungi dan termasuk beberapa senjata api dan puluhan butir peluru.

Satwa langka yang disita adalah elang brontok yang masih hidup dan harimau sumatera yang sudah diawetkan.

Salah satu yang dimintai kertangan, Suheri, pembantu rumah tangga di rumah Gatot. Kepada polisi, Suheri mengakui bahwa binatang itu memang milik tersangka, namun tidak tahu asalnya dari mana. Hanya saja Suheri mengaku tiap haru memberikan makan dan minum atas Gatot Brajamusti.

Sementara Jamal Wahyu Rohman, sopir pribadi Gatot, mengakui bahwa satwa liar itu dilindungi, namun dia mengaku tidak tahu asal usulnya.

Salsabila Hasibuan keponakan pemilik Gatot Brajamusti menjelaskan satwa tersebut sudah ada sejak 2015 yang pada saat itu masih tinggal di Jalan Niaga Hijau dan saat pindah saat satwa itu tetapp dibawa pindah.

Siti Alvia Noor anak ketiga dari istri pertama pemilik Gatot menjelaskan Gatot lah yang memiliki dan memelihara satwa yang dilindungi jenis burung elang dan harimau di awetkan.
“Suheri selaku PRT ditugaskan dan diperintah oleh ayah (Gatot) untuk membersihkan dan memberi makan,” kata Siti.

Teguh Prayitno dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam mengatakan bahwa elang brontok dan harimau sumatera berstatus dilundungi sesuai PP No. 7 tahun 1999.(B)