Sunday, 21 July 2019

Roti Buaya dari Relawan Untuk Melamar Ahok-Djarot

Senin, 29 Agustus 2016 — 18:56 WIB
Ahokd dan Djarot

Ahokd dan Djarot

JAKARTA (Pos Kota)  – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat masing-masing diberi roti buaya oleh sejumlah warga yang mengatasnamakan sebagai Relawan Ahok-Djarot. Roti sebesar bayu itu diserahkan di Balaikota DKI, Senin (29/8).

“Roti buaya bagi masyarakat Betawi punya makna sebagai lamaran,” ujar Kordinator Relawan Ahok-Djarot, Dodi Matondang yang datang ke kantor gubernur sejak jam 07.00.

“Intinya, kami melamar Pak Ahok dan Pak Djarot untuk berpasangan pada Pilkada DKI 2017. Karena keduanya terbukti mampu menjalankan pemerintahan Jakarta Baru dengan baik,” tambahnya.

Menurutnya kombinasi pasangan Ahok dan Djarot masih dibutuhkan warga DKI untuk kepemimpinan periode mendatang. “Keduanya merupakan pasangan yang klop dan saling mengisi kekurangan masing-masing. Tidak salah kami ‘meminang’ pasangan petahana untuk maju pilkada nanti. Semoga harapan kami didengar para elit politik yang punya kewenangan memutuskan hal ini,” kata Dodi didampingi sejumlah relawan yang mengenakan baju putih.

Dodi dan relawan lainnya pertama kali menyerahkan roti berbentuk buaya itu kepada Ahok saat baru tiba di pendopo Balaikota. Tak lama kemudian, Djarot menyusul ke lokasi tersebut dan juga mendapatkan roti yang sama dengan Ahok. Kedua pimpinan ini tampak tersenyum tapi tidak banyak berucap.

“Terima kasih pemberian kuenya. Tapi terus terang saya tidak kenal mereka dan sebelumnya juga tidak ada komunikasi. Tahu-tahu mereka datang. Saya selalu menyambut baik tamu yang datang,” ujar Ahok singkat.

Sedangkan Djarot juga mengaku tidak kenal dengan mereka. Namun ia berterima kasih atas aspirasi yang disampaikannya. “Tapi khususnya bagi saya sebagai kader parpol tentu saja mau maju atau tidak pada pilkada, tergantung pada perintah PDIP. Aspirasi ini tentu juga akan saya sampaikan kepada parpol,” ujar Djarot selaku Ketua DPP PDIP Bidang Keanggotaan dan Organisasi. (Joko/win)