Friday, 23 August 2019

Ketua PDIP Jakarta Diganti, Ini Kata Ahok

Selasa, 30 Agustus 2016 — 12:58 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur nonaktif DKI Jakarta.  (ikbal)

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur nonaktif DKI Jakarta. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Adi Wijaya ditunjuk menjadi Ketua DPD PDIP Jakarta menggantikan Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Bambang DH. Pergantian puncuk pimpinan PDIP Jakarta ini menimbulkan spekulasi dukungan PDIP ke calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada 2017.

Dimintai pendapatnya soal itu, Gubernur DKI Jakarta bernama panggilan Ahok ini enggan berkomentar. Ia menilai masalah pergantian itu adalah urusan internal PDIP.

“Enggak tahu itu urusan PDIP, kamu tanya aja (PDIP),” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Spekulasi mulusnya jalan Ahok mendapat dukungan PDIP setelah Bambang DH lengser dari DPD Jakarta bukan tanpa alasan. Bambang kerap bersuara keras menolak gubernur DKI Jakarta merapat ke PDIP.

Pada beberapa kesempatan Bambang mengatakan Jakarta butuh pemimpin yang lebih baik dari pemimpin sekarang. Ini disampaikannya saat sampaikan saat deklarasi Koalisi Kekeluargaan di Jakarta. Seperti di ketahui, Koalisi Kekeluargaan dibentuk sebagai upaya untuk melawan Ahok di pilkada Jakarta 2017.

Seakan meredam spekulasi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pergantian tersebut agar Bambang DH yang menjabat ketua DPP bidang pemenangan Pemilu lebih berkonsentrasi di kepengurusan DPP dan fokus menghadapi pilkada serentak.

Bambang menjadi Plt Ketua DPD PDI meneruskan kepemimpinan Boy Sadikin, Ketua DPP PDIP. Pergantian dilakukan setelah Boy mengundurkan diri. (ikbal/yp)