Sunday, 15 September 2019

Pancing Ribut Via WA

Pengeroyok Siswa SMK Hingga Tewas, Delapan Pelajar Dicokok

Selasa, 30 Agustus 2016 — 11:42 WIB
Ilustrasi pengeroyokan.

Ilustrasi pengeroyokan.

JAKARTA (Pos Kota) – Polsek Pesanggrahan menciduk delapan pelajar pelaku pengeroyokan yang membacok dan menginjak-injak seorang pelajar SMK Satria, Egas Thoriqul Hakim, 17, hingga tewas di Jalan Swadarma Kp. Baru III, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2016).

Delapan pelaku dicokok di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (22/8) malam sekira pk. 22:00 WIB.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Afroni Sugiarto didampingi Kanit Reskrim Iptu Sofyan, menerangkan motif pengeroyokan tersebut merupakan tawuran via aplikasi komunikasi WhatsApp yang memancing keributan.

“Awalnya mereka memancing keributan via WA oleh pelaku, dan berujung tawuran, kebetulan korban lewat dan dihabisi dengan cara sadis untuk kategori pelajar ini terbilang cukup parah,” kata Kapolsek.

Ia juga menambahkan korban tewas saat dalam perjalanan ke RS mengalami tiga tusukan di bagian tubuhnya dibacok dengan benda tajam plat.

“Berawal penangkapan 2 orang pelaku, lalu kami amankan dua orang lagi di wilayah Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, dan wilayah Srengseng,Jakbar, dan 4 orang kami amankan di Jakbar,” katanya.

“Para tersangka merupakan pelajar,” tuturnya.

Akibat perbuatannya tersangka terancam Pasal 76c jo Pasal 80 ayat (3) UU no 35 tentang perlindungan anak tahun 2014 dan pasal 170 KUHP.

Sebelumnya diberitakan Seorang pelajar SMK Satria, dikeroyok segerombolan pelajar di Jalan Swadarma Kp. Baru III, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (26/8) malam.

Korban Egas Thoriqul Hakim, 17, siswa kelas XII, tinggal di Jalan H. Domang Dalam II No. 19 A, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakbar, tewas mengalami luka tiga bacokan senjata tajam. Saat berboncengan motor dengan dua temannya.

(adji/M1/sir)

  • Kamus

    gak apa2…masa depan pembunuh itu masih cerah….cerah didalam penjara yg lama ya….dapet makan gratis….udah gak bisa lanjutin sekolah lg….kerja udah gak bisa….paling top pas keluar penjara jadi pak ogah di putaran…orang tua nya menyesal dalam tangis dong….makan tuh solidaritas alumni sekolah….MANUSIA SAMPAH LUH