Sunday, 23 September 2018

Kejari Daftarkan Seluruh Karyawan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 31 Agustus 2016 — 10:21 WIB
Kejari Purwakarta Shinta Sasanti dan Kepala BPJS TK Purwakarta Didi Sumardi usai penandatanganan keikutsertaan Kejaksaan Negeri Purwakarta pada kepesertaan BPJS-TK. (dadan)

Kejari Purwakarta Shinta Sasanti dan Kepala BPJS TK Purwakarta Didi Sumardi usai penandatanganan keikutsertaan Kejaksaan Negeri Purwakarta pada kepesertaan BPJS-TK. (dadan)

PURWAKARTA (Pos Kota) – Boleh jadi, mungkin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta yang kali pertama mendaftarkan seluruh karyawannya dikepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Keikutsertaan ini sebuah sejarah baru.

Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Shinta Sasanti mengatakan, pihaknya memahami benar, besarnya manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Setelah sosialisasi saya berinisiatif membahas terkait kepesertaan ini dengan para kepala seksi dan semua menyetujuinya. Sebagai tindak lanjut, saya menghubungi BJPS Ketenagakerjaan Purwakarta dan seluruh karyawan didaftarkan menjadi peserta,” ujar Shinta, dikantornya kemarin.

Diungkapkan, mulai dari dirinya (Kajari), kepala seksi, hingga seluruf karyawan, termasuk office boy didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Selain untuk kesejahteraan seluruh karyawan dan keluarganya, ini juga sebagai bentuk dukungan kami terhadap BPJS Ketenagakerjaan dan semoga bisa diikuti instansi lainnya,” kata dia.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta Didi Sumardi mengatakan, pihaknya mengapresiasi inisiatif Kajari Purwakarta yang mendaftarkan seluruh karyawannya secara mandiri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Seperti diketahui, baik itu Ibu Kajari, para Kasi, dan karyawan Kejari lainnya memiliki mobilitas tinggi saat menjalankan tugasnya. Di mana risiko dalam bekerja bisa menimpa siapa saja. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan setidaknya dapat memberikan rasa aman bagi karyawan dan keluarganya,” jelasnya.

Didi berharap apa yang dilakukan Kajari Purwakarta bisa diikuti instansi lainnya di Purwakarta. “Mudah-mudahan seluruh Kejari di Indonesia bisa terinspirasi dan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

(dadan/sir)