Tuesday, 25 September 2018

Pemilik Toko di Serpong Tolak Penarikan Retribusi Parkir

Rabu, 31 Agustus 2016 — 15:01 WIB
Salah satu poster penolakan dan keberatan penghuni Ruko Golden Vienna 1 dan 2 Kec. Serpong rencana adanya penarikan retribusi parkir di lingkungannya. (anton)

Salah satu poster penolakan dan keberatan penghuni Ruko Golden Vienna 1 dan 2 Kec. Serpong rencana adanya penarikan retribusi parkir di lingkungannya. (anton)

TANGERANG (Pos Kota) – Penolakan terhadap penarikan retribusi parkir di kawasan rumah toko (Ruko) di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali terjadi setelah puluhan pemilik Ruko Versailles Sektor I Bumi Serpong Damai (BSD) kini giliran penghuni Ruko Golden Vienna 1 dan 2, Kecamatan Serpong menolak. Penolakan dilakukan dengan cara memasang puluhan spanduk dan reklame protes serta keberatan adanya rencana penarikan retribusi parkir.

“Jelas kami menolak adanya rencana Pemkot Tangsel melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat menarik retribusi parkir,” kata Rudi, penghuni Ruko di Golden Vienna 1, Serpong, Rabu (31/8/2016).

Keberatan penghuni tentunya berkaitan dengan rencana pengambil retribusi parkir ke pengemudi sepeda motor maupun mobil yang akan berbelanja maupun penghuni di ruko tersebut karena selama ini parkir di lingkungan sekitar sama sekali tak ada punggutan alias gratis.

Menurut dia, kalau ada ketentuan retribusi parkir jelas akan membawa dampak tak baik bagi lingkungan penghuni maupun pemilik terhadap calon pembeli atau masyarakat yang ingin berbelanja di ruko tersebut.

Tak hanya bakal sepi pembeli dan warga enggan masuk ke ruko, tambah dia, kasus retribusi parkir di Ruko Versailles Sektor I BSD yang masuk ranah hokum saja samapia saat ini banyak yang lempar tanggung jawab terhadap retribusi yang diambil oknum di jajaran Pemkot Tangsel. “Bahkan, pihak ke tiga yang menanggani parkir saja agak kesal dan kecewa dengan tanggung jawab Pemkot setempat,” tuturnya berkaitan retribusi parkir yang disetor setiap tahun.

Sebelumnya Pos Kota (16/7) sejumlah penghuni Ruko Versailles Sektor I BSD dengan tegas menolak keberadaan retribusi parkir yang diharuskan Pemkot setempat karena belaum ada persetujuan atau Perda berkaitan dengan retribusi parkir ri Ruko yang ditandatangani DPRD maupun Pemkot setempat. Bahkan, kasusnya bergulir ke ranah hukum karena penghuni ruko melakukan gugatan ke Pemkot Tangsel berkaitan setoran atau retribusi parkir yang setiap tahun diambil melalui konrak kerja sewa lahan oleh pihak ke tiga atau pengembang.

Menanggapi adanya penolakan serta protes penghuni atau paguyuban Ruko Golden Vienna 1 dan 2 berkaitan adanya rencana retribusi parkir di lingkungan tersebut, Sekretaris Dishubkominfo Kota Tangsel, Taryono, tak meau berkomentar banyak. “Masalah itu kewenangan Kepala Bidang Angkutan dan kepala Seksi Angkutan Dishubkominfo,” tuturnya.

Ditambahkannya, mengenai lahan yang ada di sekitar ruko yang selama ini menjadi lahan parkir tentunya masuk dalam aset daerah dan tentunya masuk dalam pajak parkir bukan retribusi.

(anton/sir)

  • Yeyen Koliba

    Seharusnya pusat2 perbelanjaan tidak mengenakan parkir utk para pengunjungnya tetapi setiap jengkal tanah malah dipajaki dan dimanapun berhenti harus mbayar kecuali mati kecebur di laut tidak mbayar. kejamnya ibu tiri .

  • iksan

    Yang penting dapat duit, itulah yg dipikirkan