Saturday, 23 September 2017

Menangis di Persidangan, Jessica: Bohong Semuanya

Kamis, 1 September 2016 — 14:39 WIB
jessica kumala wongso di pn jakpus (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Berbeda dari biasanya, Jessica Kumala Wongso tak terlihat tenang dalam sidang kasus pembunuhan berencana yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016). Ia menangis.

Dalam sidang ke-17 ini, Jessica terlihat beberapa kali menghapus air mata dengan tisu. Bahkan saat diminta tanggapannya oleh majelis hakim, ia menyebut semue keterangan saksi ahli kriminologi, Prof Roni Nitibaskara, bohong.

“Saya tidak tertekan itu tidak benar, saya mengikuti proses yang bukan kemauan saya. Saya hanya menjalani pemeriksaan,” ujarnya sambil mengusap matanya. “Pendapatnya tidak benar, bohong semuanya.”

Dalam keterangannya, Ronny Nitibaskara menyampaikan sejumlaha analisanya. Di antaranya ia menyebut Jessica bertipe obsesif posesif.

Ia mengatakan dilihat dari jarak mata dan alis Jessica menunjukkan sikap pemilih dan selektif serta seksama dalam merespon tindakan dan pikiran, memilih teman dan mengambil keputusan. Jessica juga akan mengharapkan pertamanan berjalan lama kecuali ada alasan khusus untuk memutus pertemanan semisal dikhianati, ada konflik dan asmara dan lainnya.

“Yang bersangkutan tipe obsesi posesif,” ungkap Ronny.

Analisa secara terhadap wajah, menurutnya, Jessica tak menutup kemungkinan mudah sakit hati. Juga pendendam.

Jessica menjadi terdakwa setelah Wayan Mirna Salihin tewas usai minum es kopi Vietnam di kafe Olivier. Kopi yang dipesan Jessica itu ternyata mengandung racun sianida. (yendhi/yp)