Sunday, 15 September 2019

Nelayan Luar Marak Masuk, Warga Pulau Seribu Gusar

Jumat, 2 September 2016 — 16:59 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

PULAU SERIBU (Pos Kota) –  Nelayan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, gusar karena, kini marak datang nelayan dari luar wilayah mereka. Pasalnya selain merugikan nelayan yang ada di wilayah itu, membuat pendapatan mereka juga menurun.

Sebab selain mengeruk ikan di wilayah tersebut, mereka selama ini setiap kali nalayan Pulau Seribu yang mencari ikan diluar wilayahnya seperti di daerah Karimun Jawa, Pulau Panjang dan Belitung orang Pulau Seribu pasti diusir. Parahnya nelayan di Pulau Seribu jug tertangkap kapal mereka langsung dibakar.

“Selama ini setiap kali kami mencari ikan di wilayahnya selalu mengusir kami. Tapi sekarang mereka dengan enaknya sendiri mengambili ikan di wilayah kami. Atas kondisi ini kami berharap pemerintah mengambul tidakan,” kata Haeru Waroh, nelayan Pulau Kelapa, Jumat (2/9).

Para nelayan luar ini kata Haeru, selain hasil tangkapan ikan, mereka juga menggunakan bagan terapung. Ini jelas merugikan, secara alami bagan itu tidak merusak ekosistem, meski begitu mengurangi hasil tangkapan para nelayan Pulau Seribu.

Sebab dengan menggunakan bagan yang dibuat nelayan dari luar ini semua ikan habis terbawa. Ini dikarenakan daya tembak lampunya sekitar 1 kilo meter persegi jika kedelamannya hanya 30 meter, ikan yang dibawah habis terbawa lampu.

Diakui oleh Haeru, kehadiran mereka jelas merugikan hasil tangkapan ikan nelayan Pulau Seribu. “Maka dari itu dirinya minta kepada instansi terkait untuk untuk mengambil tindakan. Selain itu kami juga berharap Pemkab Kepulauan Seribu jika ada oknum yang bermain langsung ditindak saja. Kita ingin Pemkab dukung nelayan Pulau Seribu, karena kita sudah susah cari ikan,” tandasnya. (wandi/win)