Friday, 20 September 2019

Agatri Wibowo Tembus Grand Final Audisi Bulutangkis Djarum

Senin, 5 September 2016 — 17:10 WIB
Agatri Wibowo

Agatri Wibowo

‪SERANG (Pos Kota) – Agatri Wibowo (11), warga Cinanggung, Kota Serang, menembus grand final Audisi Bulutangkis Djarum di Kota Kudus. Agatri bersama 52 atlet muda bulutangkis lainnya berhasil masuk karantina PB Djarum selama 10 hari, hingga 13 September mendatang.

“Saya senang bisa sampai tahap karantina. Saya akan lebih bersungguh-sungguh lagi di tahap ini agar bisa diterima menjadi keluarga besar PB Djarum,” ujar Agatri kepada Poskotanews.com, Senin (5/9/2016).‬

‪Perjalanan Agatri bisa sampai ke tahap karantina memang tidak mudah. Ia harus mengikuti audisi Djarum di Cirebon yang diikuti 413 peserta.

Setelah masuk final dan lolos dari audisi Djarum di Cirebon, Agatri harus berhadapan dengan para finalis audisi yang diselenggarakan di 8 kota lainnya, Bandung, Palembang, Purwokerto, Balikpapan, Solo, Makasar, Surabaya, dan Kudus.

“Jumlah peserta audisi di 9 kota sebanyak 4.547 peserta. Sekarang tinggal 53 peserta dan perjuangan saya belum selesai,” ujar anak kedua dari pasangan Wibowo Sangkala dan Restuti Prihutami ini.‬

‪Agatri mulai menyukai olahraga tepuk bulu ini sejak usia 5 tahun. Sejak itu, Agatri mulai menunjukkan kecintaannya terhadap olahraga yang satu ini dengan rajin mendatangi GOR Alun-alun Kota Serang untuk berlatih. “Mulai suka dengan bulutangkis sejak usia 5 tahun, waktu itu masih belajar tepuk kok,” kenang Agatri.‬

Mengidolakan Susi Susanti, ia sadar untuk bisa mewujudkan impiannya harus dengan kerja keras, latihan sungguh-sungguh dan berdoa. Tanpa itu semua mustahil mimpi bisa diraih. Apalagi sekarang persaingan cukup ketat. “Tidak ada cara lain selain kerja keras, latihan sungguh-sungguh dan berdoa,” ungkap Agatri.‬

‪Dengan kerja keras yang dilakukannya, suatu saat Agatri ingin menjadi juara dunia tunggal putri. Bahkan bisa bermain di olimpiade dan mendulang emas. “Saya ingin menjadi juara dunia, bisa bermain di olimpiade dan membawa pulang medali emas,” terang Agatri.‬ (haryono)