Sunday, 23 September 2018

Ribuan Sopir KWK di DKI Dilindungi BPJSTK

Selasa, 6 September 2016 — 8:47 WIB
Deny Yusyulian kedua dari kiri dan H. Ramli Tengah pada saat penandatanganan MoU.

Deny Yusyulian kedua dari kiri dan H. Ramli Tengah pada saat penandatanganan MoU.

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 1.300 sopir angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam (Koperasi Wahana Kalpika/KWK), khususnya di Jakarta Utara, ditargetkan menjadi peserta program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK).

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Cilincing yang diikuti 300 sopir KWK baru-baru ini, tercapai kesepakatan antara BPJSTK Jakarta Cilincing dengan Pengurus KWK.

Sebelumnya, juga telah dilakukan program edukasi di pasar se Jakarta Utara.

“Kami (BPJSTK Jakarta Cilincing dan KWK sudah melakukan penandatanganan perjanjian MoU tentang pendaftaran seluruh anggota supir KWK di Jakarta Utara dalam program jaminan sosial melalui BPJSTK pada Minggu (4/9),” kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilincing Deny Yusyulian, Selasa (6/9).

Deny yang didampingi Kepala bidang pemasaran Arvino menjelaskan, negara bertanggung jawab untuk melindungi rakyatnya melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Karena itu, lanjutnya, dalam bentuk kepedulian terhadap pekerja seluruh indonesia, khususnya supir KWK yang kesehariannya bekerja di jalanan. Kami BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilincing siap memberikan perlindungan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) kepada 1300 supir KWK di jakarta utara.

“Kami akan membuka 13 counter di masing-masing wilayah supir KWK untuk memudahkan proses pendaftarannya” ujar Deny.

Diungkapkannya, sopir angkot termasuk salah satu profesi pekerja rentan yang harus dilindungi.

H. Ramli selaku koordinator supir KWK menyampaikan rasa terima kasih kepada BPJS ketenagakerjaan. “Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan supir tidak perlu khawatir lagi selama bekerja, kerja nyaman, keluarga pun tenang menunggu dirumah,” tuturnya.

Menurutnya, bila supir KWK bisa semuanya terdaftar di BPJS ketenagakerjaan, selain mendapatkan manfaat yang luar biasa untuk pekerja ketika mengalami kecelakaan kerja, keluarga pun juga ikut tenang ketika pekerja nantinya meninggal dunia, karena ada santunan bagi keluarga.

(tri/sir)