Monday, 26 August 2019

BPJS Ketenagakerjaan Bukan Semata Asuransi

Rabu, 7 September 2016 — 0:38 WIB
Wakil Walikota Jaktim Husein Murad saat membuka sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan. (ist)

Wakil Walikota Jaktim Husein Murad saat membuka sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan. (ist)

JAKARTA (Pos Kota)- Walikota Jakarta Timur Husein Murad mengatakan BPJS Ketenagakerjaan bukanlah asuransi sosial semata. Tetapi adalah jaminan keamanan bagi pekerja saat sedang bekerja maupun menghadapi masa tua.

“Ini penting, makanya masyarakat harus paham dan mengikutinya,” kata Husein saat membuka acara sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, di Aula Kantor Kecamatan Pulogadung, Selasa (6/9). Sosialisasi ini dihadiri perwakilan pekerja dan masyarakat di wilayah Kecamatan Pulogadung.

Menurutnya untuk memberikan pemahaman lebih luas kepada masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan memang harus memperbanyak sosialisasi. Terutama kepada masyarakat kalangan pekerja agar mereka mengerti hak-haknya akan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Jakarta Rawamangun Tonny W. K. mengatakan, sosialisasi ini merupakan program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraannya menggunakan mekanisme asuransi sosial.

“Saya berpendapat dengan pejabat Pemkot Jakarta Timur khususnya Pak Wali dan Wakil Walikota bahwa sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat luas paham bahwa dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, bisa terpenuhi kebutuhan hak dan kesejahteraan sosialnya sebagai pekerja, maupun pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri yang kita sebut dengan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah,” pungkasnya. (inung)

  • Sugianto Benedict

    BPJS memberatkan pegawai kecil yg gajinya dibawah 5 juta sedangkan yg gajinya besar gak efek jadi tidak adil memeras orang kecil utk yg kaya