Friday, 24 February 2017

Sebulan Curi 10 Motor, Dua Bandit Terjengkang Didor

Kamis, 8 September 2016 — 17:24 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SERANG (Pos Kota) – Tim Buru Sergap (Buser) Polres Serang meringkus dua gembong pencurian motor (curanmor) di dua lokasi terpisah, Rabu (7/9). Hanya saja, pada saat dilakukan pengembangan, petugas terpaksa melumpuhkan dengan tembakan karena kedua tersangka berusaha melakukan perlawanan.

Kedua tersangka yang kini diamankan di Mapolres Serang yaitu Andri, 20, dan Amin, 29, keduanya warga Baros, Kabupaten Serang. Dari tersangka diamankan barang bukti dua unit motor Suzuki Satria dan Kawasaki Ninja, kunci T serta alat perusak penutup lubang kunci motor.

“Tersangka terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas karena tak menggubris tembakan peringatan ketika berusaha melakukan perlawanan saat diminta untuk menunjukan tempat persembunyian penadah di Panimbang, Pandeglang,” ungkap Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesung, Kamis (8/9).

Menurut Kasat, kedua tersangka curanmor spesialis motor parkiran ini ditangkap di dua lokasi terpisah. Tersangka Andri ditangkap di rumah mertuanya di Desa Negara Padang, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang sekitar pukul 03.00 WIB. Sedangkan Amin juga ditangkap di rumah mertuanya sekitar pukul 04.00 WIB, di Cipari Kopra, Baros.

“Kedua tersangka terkena tembakan pada bagian betis kanan,” terang Kasat didampingi Kanit Buser, Iptu Shilton.

Tersangka Andri dan Amin mengakui dalam satu bulan ini sudah 10 kali mencuri motor di wilayah Kota Serang dan Kabupaten Serang. Dalam setiap aksinya, kedua tersangka menggunakan kendaraan Suzuki Satria F (sudah disita) dalam mencari sasaran. Selain itu, keduanya juga membekal kunci T serta alat untuk merusak penutup lubang kunci motor.

“Kalau menemui target, saya yang menunggu sambil mengawasi lingkungan, sedangkan Andri yang mengambil motor. Motor yang kita ambil langsung kita bawa ke Panimbang untuk dijual ke penadah,” aku Amin seraya mengatakan motor curian laku sekitar Rp2 juta hingga Rp6 juta tergantung jenis dan kondisi motor.

Amin dan Andri juga mengakui aksi terakhir dilakukan di halaman parkir SMP Negeri Petir. Dari areal parkir sekolah itu, keduanya mengaku mendapatkan motor Honda Beat dan langsung dibawa ke Panimbang. “Langsung kita bawa ke Panimbang dan laku Rp2 juta,” kata keduanya. (haryono)

Terbaru

Mu’ih, petugas sampah di perumahan BDI Dua Sukahati, Cibinong (iwan)
Sabtu, 25/02/2017 — 1:48 WIB
Mu’ih, Tanggungjawab Tukang Sampah
Ilustrasi
Sabtu, 25/02/2017 — 0:59 WIB
Pak Ogah Meresahkan, Walikota Janji Tertibkan
Suasana pencairan dana  PKH
Sabtu, 25/02/2017 — 0:10 WIB
Warga Akhirnya Terima Dana PKH