Monday, 23 July 2018

Wagub Djarot Minta Jangan Potong Hewan Kurban di Trotoar

Jumat, 9 September 2016 — 0:20 WIB
Wagub Djarot Saeful Hidayat saat menghadiri public awarness hewan kurban

Wagub Djarot Saeful Hidayat saat menghadiri public awarness hewan kurban

JAKARTA (Pos Kota)- Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat meminta masyarakat tidak memotong hewan kurban di pinggir jalan atau trotoar pada hari raya Idul Adha nanti. Sebab memotong hewan kurban di pinggir jalan sangat berbahaya utamanya berkaitan dengan penyakit bersumber pada binatang.

“Kami imbau, Jakarta ini lain dengan pedesaan. Berulang kali kita bilang ke masyarakat jangan sembelih hewan kurban di trotoar-trotoar apalagi di halaman sekolah. Darah itu selain najis, jika gak ditutup dengan baik ya bakalan menyebarkan penyakit, sumber penyakit dan kuman serta lain lain. Jadi lebih baik koordinasi sajalah dimana tempat pemotongan hewan terdekat,” papar Wagub, saat berbicara pada acara Public Awareness Pemotongan Hewan Kurban yang diadakan di halaman Masjid Raya Pesantren Al-Azhar, Jalan Dr. Sumarno, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Kamis (8/9).

Djarot berpesan kepada warga k menyembelih hewan secara baik pada Idul Adha nanti. Artinya, hewan kurban disembelih dengan cepat dengan menggunakan pisau yang tajam.

“Jadi, tolong, ketika memotong hewan kurban tidak boleh sadis dan menyiksa. Harus betul-betul baik agar amal ibadah kita betul-betul diterima,” pesannya.

Djarot menjelaskan, Pemprov DKI bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI meresmikan tim pemantau hewan kurban. Tim tersebut terdiri atas perwakilan Ikatan Dokter Hewan, Fakultas Dokter Hewan Institut Pertanian Bogor, serta Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta.

”Kita resmikan tim tenaga-tenaga untuk memeriksa setiap hewan korban yang masuk di Jakarta sehingga betul-betul terbebas dari penyakit Anthrax juga terbebas dari cacing hati. Sehingga benar memenuhi aspek keamanan dan kesehatan, kemudian kita juga harus memfasilitasi supaya hewan kurban ini disembelih dengan cara yang tepat dan tidak mencemari lingkungan,” tandasnya. (Inung)