Tuesday, 19 September 2017

Sepekan Sembunyi, Pembacok Pengamen Hingga Tewas Dibekuk

Senin, 12 September 2016 — 19:38 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BOGOR (Pos Kota) – Pelaku pembacokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Ikhsanudin, seorang pengamen pada Minggu (4/9) lalu, dibekuk tim gabungan Polsek Bogor Selatan dan Polres Bogor Kota.

Ikhsanudin ditemukan tewas dengan sejumlah luka di Jalan Raya Tajur, Kelurahan Muara, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Korban warga Harjasari, Kota Bogor, ditemukan tak bernyawa di pelataran sebuah mal sekitar pukul 03.30 WIB.

Pelaku penganiayaan DH ditangkap saat bersembunyi di rumah teman sekolahnya di Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu (11/9).

“Usai kejadian dan pelaku mengetahui korban meninggal, dia bersembunyi di kediaman temannya. Dia menghindari pengejaran polisi dengan tidak pulang kerumahnya,” kata AKP Puji Astono, Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan Senin (12/9).

Keterangan sementara, antara korban dan tersangka pernah terlibat tawuran beberapa bulan lalu. Pelaku yang masih menaruh dendam kepada korban karena terluka saat terlibat tawuran itu, lalu melakukan pembalasan.

“Saat korban dan pelaku bertemu tanpa sengaja itu, pelaku DH langsung menganiaya Ikhsanudin hingga tewas. Pelaku setiap keluar rumah selalu membawa senjata tajam,”ungkap Puji.

Polisi kini masih meminta keterangan pelaku, terkait barang bukti senjata tajam yang sudah dibuang usai melukai korban hingga tewas. “Dia masih kami periksa. Barang bukti clurit yang digunakan DH untuk menghabisi korban, masih belum ditemukan,” paparnya.

Hasil visum dokter forensik, korban meninggal akibat luka tusukan pada bagian perut dengan kedalaman 5,3 Cm dengan lebar 3 Cm. Tersangka masih berstatus pelajar SMA kelas 11. Ia diancam Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan atau Pasal 338 tentang Pembunuhan dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara. “Tetap kami proses pidananya,”tandas Puji. (yopi/win)