Wednesday, 19 September 2018

Kantor Ahok Didemo Pecatan Transjakarta, `Bayar Gaji Dong!`

Rabu, 14 September 2016 — 11:55 WIB
Orasi karyawan Transjakarta

JAKARTA (Pos Kota) – Puluhan mantan pegawai Transjakarta demo ke Kantor Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2016). Mereka menilai pemecatannya dilakukan sepihak oleh perusahaan.

Dengan membawa sejumlah spanduk dan poster, berisi berbagai tuntutan, aksi mereka berlangsung aman dan tertib. Meski demikian, aksi ini menarik perhatian sejumlah pengendara dan pegawai di lingkungan Balaikota DKI.

Mantan pegawai ini mendesak Ahok turun tangan mengatasi masalah itu. Mereka menuntut haknya seperti gaji, pesangan dan THR belum dibayar.”Bayar gaji dong!”

“Ahok diminta pertanggungjawabannya karena beliau yang telah membuat peraturan untuk Transjakarta. Pegawai yang dipecat massal ini merasa dizolimi dan tidak akan bubar sebelum Ahok memberikan solusi.

Pada bagian lain, Ahok mengaku tidak mau ambil pusing soal unjukrasa yang akan dilakukan mantan pegawai dan sopir dari bekas salah satu operator rekanan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

“Beberapa pegawai sopir udah kita masuk ke Transjakarta. Kalau mereka mau minta pesangon macam-macam, ya mesti ngurus dong ke PT Trans Batavia itu,” kata Ahok.

Kontrak PT Trans Batavia, menurut Ahok, sudah diputus per Februari 2016. Setelah pemutusan kontrak itu, pegawai PT Trans Batavia pun berpencar. Sebagian ada yang direkrut lagi oleh PT Transjakarta.

Ahok mengatakan bahwa PT Trans Batavia juga sudah dibayar sesuai rupiah per kilometer. Sehingga, bila ada permasalahan dalam tubuh PT Trans Batavia, Ahok tak mau ikut campur.

Ahok menegaskan kembali bahwa sebagian pegawai operator yang terkena pemutusan kontrak kerja saat ini telah diakomodir PT Transjakarta.”Beberapa pegawai dan sopir sudah masuk ke Transjakarta,” katanya.
(m7/m10/sir)