Tuesday, 24 January 2017

KILOMETER NOL

Rabu, 14 September 2016 — 6:10 WIB

“Kemarin aku bertemu kawan lama. Sudah lama tak berjumpa,” kataku.

“Memang sekarang tinggalnya di mana?” tanya Lukman.

“Katanya di Sabang,” jawabku.

“Sabang itu ujung utara Sumatera. Kan ada lagunya, dari Sabang sampai Merauke, berjejer pulau-pulau, sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia,” kata Soleh sambil bernyanyi.

“Itu lagu kita dulu. Sabang masih ada, tapi sekarang Merauke sudah nggak ada lagi, namanya diganti jadi Jayapura,” kataku.

“Tapi lagunya masih menyebut Merauke, nggak diganti jadi Jayapura,” kata Soleh.

“Cucuku biasa kalau nyanyi lagu itu, tetap menyebut, dari Sabang sampai Merauke,” kataku.

“Cucuku juga sama,” kata Lukman.

“Cucuku juga begitu. Mungkin mereka sudah tertanam di benak mereka. Cuma…,” kataku berhenti untuk minum karena tersedak.

“Cuma apa,” desak Lukman.

“Cuma apa anak-anak tahu di kota Sabang ada tulisan besar, KILOMETER NOL,” kataku.

“Kupikir kita-kita saja ada yang belum tahu,” potong Soleh.

“Tanda di kota Sabang merupakan titik awal ukuran jarak ke kota lain,” kata Lukman.

“Kupikir itu cuma simbolik saja. Di pulau Jawa, umumnya diukur dari kota Jakarta,” kataku.

“Apa iya,” potong Soleh lagi.

“Yalah. Coba saja, semuanya diukur dari Jakarta. Jakarta-Bandung, Jakarta-Semarang, Jakarta Surabaya, Jakarta-Merak,” kataku.

“Nah, kalau begitu kilometer nol di Jakarta itu dimana?” tanya Soleh.

“Dulu setahuku kilometer nolnya di Jakarta Kota. Apa Stasiun Kota, atau Taman Fatahilah, tak tahu aku. Karena itulah dulu kota Jakarta, Batavia. Pelabuhannya Sunda Kelapa,” jawabku.

“Ya juga. Dulu jaraknya dihitung dari Jakarta Kota, misalnya ke Pasar Minggu, ke Mester sekarang namanya Jatinegara, ke Senen atau ke Priok,” kata Soleh.

“Sekarang kilometer nol Jakarta itu di mana?” tanya Lukman

“Sudah nggak di Kota lagi,” jawabku.

“Memangnya sekarang dimana?” tanya Lukman.

“Di Cawang,” jawabku.

“Apa iya?” tanyanya lagi.

“Lihat saja. Di tol simpang susun Cawang, ada tanda kilometer nol. Jarak ke Tg. Priok, Bekasi, Bogor, Merak, Brebes, Semarang, Surabaya, diukur dari situ,” jawabku. (lubis1209@gmail.com)

Terbaru

Atap Gedung Graha Tanoto, Universitas Bhayangkara, di Jl Perjuangan roboh terkena angin. (M2/saban)
Selasa, 24/01/2017 — 18:14 WIB
Hujan Lebat di Bekasi Atap Kampus Terbang
wn2
Selasa, 24/01/2017 — 18:09 WIB
Ditangkap di Rumah Mewah di Kapuk
Sepasang Kekasih Diduga Pengendali Tujuh WN Tiongkok
ahok
Selasa, 24/01/2017 — 17:47 WIB
Juru Kamera Tak Simak Omongan Ahok