Monday, 24 September 2018

Forum RT/RW Tuding Program Qlue Milik Swasta

Jumat, 16 September 2016 — 16:58 WIB
Demo tolak  program Ahok soal qlue (ikbal)

Demo tolak program Ahok soal qlue (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Ratusan orang yang tergabung dalam forum RT/RW se DKI Jakarta menggelar demonstrasi di depan Balai Kota Jakarta, Jumat (16/8/2016). Massa yang terdiri dari pengurus RT/RW memprotes sikap gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinilai arogan dengan menuding mereka mengambil jatah uang sampah dan keamanan tanpa bekerja.

Mereka juga menolak dan menuntut dicabutnya SK Gubernur No 903 tentang pemberian dana operasional RT/RW yang harus memberikan laporan melalui Qlue tiga kali dalam sehari.
(BACA : Forum RT/RW se-DKI Tuding Ahok Arogan)

“Kita sudah sampaikan alasan menolak Qlue, karena sifatnya arogan, memaksakan. Tidak mengajak dialog dahulu. Dan ternyata program Qlue milik swasta, bukan milik pemprov. Artinya yang kami tangkap, ini memperkaya pihak swasta dan tidak transparan,” ujar Lukman Hakim, salah satu perwakilan demonstran.

Lukman Hakim kemudian memberikan berkas tuntutan yang diterima oleh salah satu pegawai Pemprov DKI untuk disampaikan kepada gubernur.

Setelah orasi di Balai Kota Jakarta, mereka melanjutkan aksi dengan long march ke gedung DPRD DKI Jakarta. Di depam gedung dewan masih dengan tuntutan yang sama, mereka meminta dewan kritis terhadap atas persoalan di Jakarta.

Wakil ketua DPRD Mohamad Taufik anggota DPRD Johan Musyawa kemudian keluar menemui massa. Di hadapan mereka, Taufik berjanji akan meneruskan aspirasi ke rapat pimpinan DPRD.

“Berjuang memang harus terus menerus. Jangan putus di tengah jalan. Kami akan bersama saudara. Kita bangun Jakarta lebih baik, lebih beradab. Insyaallah akan kita tindak lanjuti ke temen-temen anggota dewan,” ujar Taufik.

Setelah ditemui politis Gerindra, perwakilan massa akhirnya diizinkan bertemu dengan ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi di gedung DPRD.

Forum RT/RW juga berjanji akan mengawal jalannya pilkada Jakarta 2017 secara fair. (ikbal)