Tuesday, 25 September 2018

Dendam Kepada Emaknya Anak Tiri Menjadi Sasaran

Sabtu, 17 September 2016 — 6:40 WIB
kakek

DALAM kondisi marah, bisakah libido seorang lelaki meningkat. Jawabnya: bisa, setidaknya ini untuk aki Amin Darjak, 66, dari Kuningan (Jabar). Sakit hati anak bawaannya dibilang “celeng”, si aki langsung memperkosa Ismiati, 18, anak bawaan istrinya. Lucunya, sekedar balas dendam kok bisa sampai 8 kali.

Perkawinan duda dengan janda, sering menimbulkan masalah baru gara-gara anak bawaan masing-masing. Pihak istri bisa tersinggung ketika suami mengintimidadi anak bawaannya, begitu pula sebaliknya. Kuncinya adalah, suami istri itu harus menganggap anak bawaan pasangan juga merupakan anaknya sendiri, tanpa membeda-bedakan.

Tapi sikap demikian tidaklah mudah. Seperti Aki Amin Darjak dari Sindangagung, Kuningan ini misalnya, meski menikahi janda Atikah sudah 16 tahun lalu, dia masih juga membeda-bedakan anak kandung dan anak tiri. Dia membela mati-matian anak sendiri, tapi juga memojokkan anak bawaan istrinya tersebut ketika terjadi pertikaian. Begitu pula sebaliknya.

Anak sulung aki Amin Darjak pernah dibilang bagong oleh istrinya. Bagong Jawa memang beda sama bagong Sunda. Bagong dari Jawa itu berarti wayang kulit, sedangkan bagong Sunda mengandung makna: babi hutan. Nah, ayah cap apa yang tak tersinggung putrinya dibilang babi hutan? Kalau anaknya celeng, berarti ayahnya bapak celeng, dong. “Sontoloyo!” maki aki Amin Darjak menirukan Amien Rais saat mengomeli Gubernur Ahok.

Dia ingin memberi pembalasan setimpal pada istri sendiri. “Masak anak saya dibilang bagong, itu kan sama saja menganggap saya bapaknya celeng!” gerutu Amin Darjak.

Apa wujud pembalasan dendam itu? Dia ingin membuat istrinya gantian sakit hati sedalam-dalamnya. Kebetulan anak tirinya yang bernama Ismiati sedang mengkel-mengkelnya, sehingga dia ingin memperkosanya sebagai pembalasan. Lho, memangnya orang marah bisa naik juga gairah lelakinya? Bisa saja, setidaknya bila yang jadi rujukan aki Amin Darjak sendiri.

Pas istrinya tak di rumah dan Ismiati sendirian, langsung saja diperkosa dengan ancaman. Seusai berbuat dia memberikan “uang kerokhiman” Rp 50.000,- untuk tutup mulut. Tapi balas dendam model begini ko asyik juga ya, seperti asyiknya Rizal Ramli – Eko Patrio, karena mau ikut Pilkada DKI meski kursinya hanya dua di DPRD.

Akhirnya, lain hari kembali aki Amin Darjak menodai Ismiati sehingga sampai berjumlah 8 kali berturut-turut, seperti Rudi Hartono ikut All England dulu. Bedanya adalah, Rudi Hartono mengandalkan raket dan kock-nya, sedangkan aki Amin Darjak mengandalkan “gagang” raket miliknya.

Dijadikan pelampiasan dendam sampai 8 kali, capek juga Ismiati. Akhirnya dia mengadu pada kakaknya, dan sang kakak melaporkan si aki ke Polres Kuningan. Tanpa perlawanan Amin Darjak dijemput polisi dan diperiksa. Dalam pemeriksaan dia mengakui, memperkosa Ismiati 8 kali berturut-turut karena sekedar pelampiasan dendam sama ibunya.

Kondisi marah masih bisa kokang senapan, Mbah? (JPNN/Gunarso TS)