Sunday, 18 November 2018

Punya WIL Tak Bermodal HP Istri Dijadikan Hadiah

Minggu, 18 September 2016 — 6:00 WIB
enak-aja

SAFRUDIN, 40, terlalu nekat. Punya WIL tapi tak mau bermodal. Ketika gendakanya minta HP, eh yang diberikan justru HP istrinya di rumah. Ketika istrinya tahu, ributlah WIL dengan istri baku. Ironisnya, Safrudin tak berani melerai, apa lagi membela WIL-nya. Janda Tanti, 37, ini langsung lapor ke Polres Medan.

Berani punya WIL, harus punya kekuatan materil. Sebab yang namanya cem-ceman itu merupakan proyek padat modal. Dia tak maulah jika hanya diberi “bonggol”, mesti menuntut pula benggol. Jika tak didukung kekuatan materi, potensi untuk segera ketahuan besar sekali. Sebab ketika berani pakai dana talangan yang diambil dari jatah rumah, bini pasti menjadi curiga dan berantakanlah semuanya.

Adalah janda Tanti, warga Medan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sumatera Utara. Penampilannya lumayan cantik, sehingga banyak yang tertarik. Tapi dari sekian peminat, yang diterima hanyalah Safrudin. Sebab dia berjanji siap mengusungnya ke KUA, sementara yang lain hanya menawarkan jalur independen alias hanya kumpul kebo doang.

Safrudin ini memang lelaki pintar ngomong dan mampu meyakinkan orang.Nyatanya Safrudin tetap saja tak mau keluar modal. Tanti selama ini hanya dijanjikan untuk segera dinikahi, tapi tak kunjung ada realisasi.

Demikian pelitnya Safrudin, ketika Tanti minta dibelikan HP, enak saja dicolongkan HP istrinya yang masih lumayan baru. Tanti juga tak tahu akal licik gendakannya ini, sehingga meski sudah tidak baru diterima juga. Dengan HP inilah dia melakukan hubungan komunikasi, termasuk untuk keperluan hubungan intim.

Lama-lama capek juga Tanti dalam penantian, sehingga mengancam: jika tak segera menikahinya, mending putus saja. Lagi-lagi Safrudin masih merayu, sabar saja dulu, sebab masih menunggu ijin prinsip dari bininya. Sebab sesuai UU Perkawinan, lelaki boleh poligami sepanjang ada izin tertulis dari istri terdahulu.

“Mana buktinya kalau kamu masih menunggu izin istri?” tantang Tanti. Safrudin tak kalah gertak. Katanya, kalau nggak percaya, marilah, akan diantar menemui istrinya. Sebab istrinya tak keberatan Safrudin menikah lagi, asalkan dia tahu persis siapa calon madunya itu

Percaya omongan Safrudin, Tanti pun mau diajak ke rumah istri gendakannya. Padahal aslinya, justru sama saja bunuh diri. Sebab begitu istri Safrudin melihat HP miliknya ada di tangan Tanti langsung marah. WIL suaminya itu diomeli dan dianiaya sekaligus. Tapi ironisnya, Safrudin tak mencoba melerai, malah berlagak pilon. Sakit hati dijerumuskan oleh Safrudian, dia segera lapor ke Polres Medan, minta suami istri itu ditangkap.

Salah sendiri, mau dikadali lelaki pembual. (JPNN/Gunarso TS)