Sunday, 15 September 2019

Hamil 8 Bulan, Wanita Ini Jual Narkoba untuk Biaya Melahirkan

Senin, 19 September 2016 — 18:36 WIB
shabu

KOJA (Pos Kota) – Wanita hamil 8 bulan ditangkap aparat Satserse Narkoba Polres Jakarta Utara. Ia kedapatan menyimpan 5 gram shabu.

Barang haram tersebut sudah dipecah tersangka MY, wanita hamil 33 tahun itu, dalam 10 paket kecil di rumahnya di Lagoa, Koja, Jakarta Utara.

Rencananya keuntungan dari penjualan shabu tersebut digunakan ibu tiga anak ini untuk biaya bersalin. Sementara suaminya sudah lebih dulu mendekam di LP Bulak Kapal Bekasi.

“Kami masih dalami kasus ini. Tersangka merupakan jaringan narkoba, suaminya sudah lebih dulu ditangkap kasus yang sama. Mereka yang tertangkap adalah pemain baru,” kata Kasat Narkoba Polres Jakarta Utara, AKBP Bambang Gunawan, Senin (19/9/2016).

MY mengaku shabu didapat dari bos yang keberadaannya tidak diketahui. “Sebenarnya aku tau itu shabu, dikasih tau sama bos. Lagian ini yang ketiga kalinya, yang kedua itu ketemuan langsung sama orang yang beli,” katanya.

Dari hasil penjualan shabu tersebut, kata Maryanti ia mendapat upah Rp150 ribu untuk satu gram shabu. Keuntungan yang diharapkan untuk biaya bersalin pudar ketika ia ditangkap di rumahnya pada 18 September kemarin.

“Ya saya sih buat anak-anak di rumah. Anak saya masih kecil-kecil, Pak. Jadi saya butuh uang, soalnya kata dokter lahirnya nanti bulan sebelas (Oktober). Suami saya ditahan di lapas Bekasi. Tidak ada yang membiayai kebutuhan sehari-harinya, Pak,” ungkapnya.

Bambang menjelaskan MY adalah pengedar dikawasan Koja. Petugas sudah lama mengintai keberadaan tersangka namun belum ada cukup bukti.

Kegiatan tersangka akhirnya terbongkar ketika petugas mendapat informasi dari masyarakat ada bandar narkoba di wilayah Pademangan, Jakarta Utara.

Sat Resnarkoba Polres Jakarta Utara langsung melakukan penyelidikan di wilayah tersebut. Tersangka FJ ditangkap pada 13 September dengan barang bukti 1 gram shabu.

Petugas lalu melakukan pengembangan dan dari keterangan FJ shabu tersebut didapat dari RN yang kini mendekam di Lapas Bulak Kapal. Dan barang bukti 10 gram tersebut diberikan kepada DW sebanyak 3 gram, UM 1 gram shabu, FJ 1 gram dan Mariyanti 5 gram. Selain pengedar ibu hamil ini juga sebagai pemakai.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 111 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika di jerat pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (m14/m15/ilham)