Thursday, 17 January 2019

Tebang 1.200 Pohon, Pembangunan LRT Belum Ada Izin Amdal

Senin, 19 September 2016 — 20:27 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Pembangunan Light Rail Transit (LRT) di kawasan Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, terus dalam pengerjaan. Namun, sudah hampir tiga bulan, izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) belum juga dimiliki.

Meski belum mempunyai izin, namun sebanyak 1.200 pohon yang ada di jalur sepanjang enam kilometer itu telah ditebang. Akibatnya lokasi tersebut sudah terlihat gersang, apalagi Jalan Raya Pulomas, semakin menyempit akibat diberikan pembatas.

Direktur Utama, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Sayta Heragandhi, mengatakan hingga saat ini izin itu amdal belum juga didapat karena masih dalam tahap pengajuan. “Semua dokumen, izin dan sebagainya sudah kami berikan ke pihak perizinan, namun kami masih menunggu hasilnya,” katanya, Senin (19/9/2016).

Menurutnya, meski belum memiki izin amdal, namun ia sudah mengantongi izin dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman untuk melakukan penebangan pohon. Karena itu, beberapa jenis pohon yang ada disepanjang jalur sudah ditebang. “Makanya kami langsung melakukan penebangan agar proyek ini berjalan,” ungkap Satya.

Dirut PT Jakpro ini juga mengaku, proyek pembangunan LRT yang dalam pengawasan Gubernur DKI, Ahok, pasti akan mendapatkan izin. Pasalnya, pihak perizinan juga diminta melaporkan perkembangan izin tersebut. “Dalam setiap rapat Gubernur selalu tanya progresnya, yang terus kami laporkan,” ujarnya.

Dari pengerjaan yang dilakukan saat ini, kata Satya, ia pun optimis pengerjaan akan rampung sesuai target. Dimana LRT itu bisa digunakan dalam pelaksaan Asian Games 2018 mendatang. “Makanya agar target pengerjaan tidak meleset, proyek tetap dilaksanakan sambil menunggu izin amdal keluar,” tegas Satya.

Sementara itu, Manajer Proyek LRT PT Wika, Ismu Sutopo, mengatakan pengerjaan proyek LRT hingga saat ini terus dikebut pihaknya. Pengerjaan itu pun dilakukan untuk mengerjar target yang ditentukan dari hasil lelang. “Target kami hingga Desember 2016 mendatang pengerjaan awal sudah rampung, makanya kami kebut terus,” ujarnya.

Dikatakan Ismu, saat ini pihaknya sudah melakukan pemasangan pagar MCB dengan metal cading. Pengerjaan itu sudah dilakukan disepanjang jalur dari lampu merah Arion hingga Kelapa Gading. “Pengerjaan tespit utilitas dan stripping median juga tengah kami kerjakan,” ungkap Ismu. (ifand)