Sunday, 24 June 2018

Ambil HP Teman, Tabrak Polwan, Remaja Ini Hanya Dinasehati

Rabu, 21 September 2016 — 17:19 WIB
Petugas mengamankan remaja penabrak perwira polwan. (Angga)

Petugas mengamankan remaja penabrak perwira polwan. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Remaja yang menabrak anggota Polwan Polresta Depok ternyata bukan perampas HP tetapi mengambil HP temannya sendiri.Hanya saja HP yang diambil hilang saat dititipkan di warnet.

Lantaran pemilik HP dan remaja tersebut saling kenal, polisi lalu memanggil orangtua pemilik HP dan orangtua remaja itu. Mereka dipertemukan di kantor polisi dan kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Namun remaja tadi tetap ditilang karena mengendarai sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat.

Seperti diketahui, J (13) ditangkap polisi karena kabur dan sempat menabrak anggota Polantas Depo Ipda Fitri ketika digelar razia di Jalan Raya Bogor Cimanggis, Depok, Rabu pagi.

Waktu diperiksa semula J diduga pelaku jambret HP kemudian diserahkan ke Kanit PPA Polresta Depok AKP Elly Pandiansari.

Setelah diperiksa, J mengaku tidak manjambret HP namun dia pernah mengambil HP milik Michaeel,(13) teman satu sekolahnya.

“Pelaku mengambil HP milik korban ketika saat sedang menginap. Setelah itu pelaku menitipkan HP di warnet, setelah petugas mengecek HP tersebut sudah tidak ada,”kata AKP Elly.

(BACA : Perwira Polwan Ditabrak Seorang Remaja)

Lantaran saling mengenal, Elly mencoba untuk menyelesaikan pemecahan masalah dengan cara kekeluargaan. “Setelah mencoba mempertemukan kedua orang tua kedua belah pihak, terjadi kesepakatan untuk pelaku mengembalikan HP yang sama ke korban. Dengan demikian kasus pelaku tidak berlanjut,”ungkapnya.

Kendati demikian memberi pelajaran J selama 24 jam akan berada di bawah pengawasan penyidik.

Sementara itu Panit Turjawali Ipda Fitri menambahkan pihaknya tetap memberikan sanksi tilang lantaran selain mencoba melawan anggota juga tidak memiliki kelengkapan surat berkendara seperti sim.

“Pelaku ini masih duduk di bangku kelas 1 SMP. Belum mempunyai SIM karena itu kita tilang,”tutupnya. (Angga)