Tuesday, 20 November 2018

SBY Diminta Hati-hati Calonkan Anaknya jadi Gubernur DKI

Kamis, 22 September 2016 — 22:48 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono

Agus Harimurti Yudhoyono

JAKARTA (Pos Kota) – Menjelang pengumuman calon Gubernur DKI dari tim Cikeas, nama-nama baru santer diperbincangkan. Sosok Agus Harjamurti, anak Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), masuk dalam bursa calon yang nantinya melawan pasangan Ahok-Djarot.

Betapa tidak, Agus yang siang tadi tengah berada di Darwin, hari ini diminta kembali ke Indonesia. Sekitar pukul 18:00, pesawat yang ditumpangi pria berpangkat Mayor ini, mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma, dan langsung menuju Cikeas untuk ikut dalam rapat terbatas tersebut.

Namun, munculnya nama itu dinilai akan menjadi bumerang bagi SBY. Pasalnya, kasus seperti Century pastinya dibuka kembali sebagai upaya penjegalannya. Karena itu, presiden keenam RI itu pun diminta berhati-hati dalam mengambil sikap.

Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menilai, pencalonan Mayor Agus Harimurti seperti yang dihembuskan saat ini hanyalah guyonan. “Saya berpendapat ini hanya guyonan, SBY bukan orang bodoh, dia sangat ilmiah. Apalagi Agus tidak pernah saya dengar namanya masuk dalam survei,” katanya, saat dihubungi wartawan, Kamis (22/9) malam.

Dari pencalonan itu, bukan tidak mungkin kasus lama Partai Demokrat bakal diangkat kembali. Luka lama yang pernah terjerat di partai itu akan dijadikan tim Ahok-Djarot, untuk menjegalnya. “Kalau itu tetap dilakukan malah akan memunculkan kasus baru. Jadi pak SBY pasti sudah memperhitungkan itu,” ujar Margarito.

Apalagi, ujar Margarito, ada informasi, pihak ‘Istana’ ingin jalan Ahok menjadi Gubernur DKI mulus. Dan bila kabar itu benar, maka akan sulit untuk dihadang. “Jika benar Istana memberikan dukungan full kepada Ahok, maka selesai sudah. Istana ini semua alat dan lembaga negara ada di Istana,” kata Margarito.

Untuk itu, Margarito meminta SBY dan koalisi partai politik anti Ahok, untuk mempertimbangkan kembali bakal calon yang diusung. Karena menurutnya, sosok Yusril dan Sandiaga dinilai cocok untuk menghadang Ahok. “Karena Yusril dengan SBY dekat. Dulu keduanya sama-sama menteri di era Bu Mega. Hubungan keduanya juga baik,” ungkapnya. (Ifand)