Thursday, 20 September 2018

Diakui Sebagai Istri Muda Ternyata Anak Angkatnya

Senin, 26 September 2016 — 6:01 WIB
anak-angkat

OTAK Dulmajid, 45, memang benar-benar kotor. ABG Dinah, 17, di rumah kontrakan diakui sebagai istri mudanya, padahal sesungguhnya dia merupakan anak angkatnya. Warga curiga atas pasangan yang tak serasi itu, sehingga akhirnya terbongkarlah skandal ayah angkat bermental penjahat kelamin itu.

Seseorang berani mengambil anak angkat, pastilah dibekali niat luhur, untuk menolong sesamanya. Tapi di era gombalisasi ini, banyak minset yang jadi meleset. Ketika si ayah angkat itu jadi predator seks atau penjahat kelamin, mengangkat anak bukan untuk menolong sesamanya, tapi justru mau diangkat ke ranjang dan diperlakukan bak istri sendiri.

Kelakuan Dulmajid warga Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara, ternyata tak jauh dari itu. Dia jauh-jauh membawa Dinah dari Solo sejak usia 12 tahun, katanya untuk dijadikan anak angkat. Tapi dalam prakteknya, setibanya di Lampung malah diangkat ke ranjang, dijadikan ajang pemuas nafsu.

Rumahtangga Dulmajid – Ngatini memang tidak bahagia. Menikah sudah lebih dari 10 tahun tak juga punya momongan. Istrinya kemudian menyarankan agar mengambil anak angkat saja dari keluarganya yang tinggal di Solo. Kebetulan ada anak famili yang masih bocah dan terlantar pendidikannya karena kesulitan ekonomi.

Dulmajid setuju dengan usulan istrinya. Dinah yang baru tamat SD itu diboyong ke Lampung untuk disekolahkan, diangkat sebagai anak dengan putusan Pengadilan Negeri (adopsi). Awalnya sih semua baik-baik saja. Dulmajid – Ngatini sangat sayang pada Dinah, dan anak angkat itu sangat sadar akan posisinya. Dia rajin bekerja dan sekolahnya juga lumayan pandai.

Tapi lama-lama Dulmajid bergeser dari niat awal. Melihat kecantikan Dinah yang semakin nyata, pikirannya jadi macem-macem. Apa lagi setan sangat mendukung pikiran jahat di ayah angkat tersebut. “Jaman sekarang Bleh, anak angkat diangkat ke ranjang itu sudah biasa,” kata setan mencari pembenaran.

Sekali waktu Dulmajid berhasil melaksanakan petunjuk bapak setan tersebut. Lho, kok mengasyikkan juga. Gadis itu ternyata mumpuni juga di ranjang. Tapi jika terus tinggal bersama istri, tentu lama-lama bakal ketahuan. Akhirnya Dulmajid menciptakan rekayasa baru. Dengan alasan Dinah tak kerasan, gadis itu dipulangkan ke Solo.

Padahal sejatinya, Dinah hanya dipindahkan ke tempat lain, dicarikan kos-kosan. Pada warga sekitarnya diaku sebagai istri mudanya. Namanya juga istri muda, biasa dong kalau kunjungannya hanya insidentil, kapan diperlukan saja. Tapi jika pas Dulmajid ke rumah kos-kosan tersebut, nyaris seharian Dinah tak boleh keluar dari kamar. Diwolak-walik seperti masak apem.

Lama-lama warga curiga, apa benar dia istri muda Dulmajid? Soalnya selisih usianya terlalu jauh. Ketika Dulmajid usia 45, masak istri mudanya baru 17 tahun? Kalau Cagub DKI sih nggak masalah, Cagub Agus Harimurti berusia 38 dan cawagubnya 58, itu bolah-boleh saja.Yang jelas kata PP, biar usia nenek-nenek tapi Sylviana Murni masih enak dilihat.

Diam-diam warga menginterogasi Dinah, hasilnya gadis ABG itu justru menangis. Dia sebetulnya anak angkat, tapi malah dijadikan ajang pemuas seks si ayah angkat. Warga pun lapor polisi, dan terbongkarlah skandal perbudakan seks itu.

Siap-siap saja daftar prioritas kebiri. (JPNN/Gunarso TS)