Tuesday, 17 October 2017

Pesawat yang Tergelincir di Halim Itu Ternyata Penerbangan Pribadi

Senin, 26 September 2016 — 2:09 WIB
Pesawat tergelincir di Bandara Halim perdana Kusuma. (ist)

Pesawat tergelincir di Bandara Halim perdana Kusuma. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Pesawat yang tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (25/9/2016), rupanya bersifat penerbangan pribadi. Pesawat itu terbang dari Yogyakarta dengan tujuan evakuasi medis seorang warga negara Prancis 63 tahun.

General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Rasyid Jauhari, menjelaskan Dominique Lapon, warga Prancis itu, rencananya diterbangkan ke negara asalnya untuk keperluan berobat. “Saya tidak diberitahukan apa penyakitnya, tapi yang jelas sedianya dia mau dibawa pulang ke negaranya,” kata Rasyid, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (25/9/2016) malam.

Di dalam pesawat, papar Rasyid, Dominique ditemani dua pendamping dan dua tim medis, serta tiga kru pesawat. Semua dalam kondisi selamat.

“Kondisi penumpang saat ini alhamdulillah aman, selamat. Kemudian pasien dan pendampingnya sudah dibawa menuju Cengkareng (Bandara Soekarno-Hatta) untuk melakukan penerbangan sesuai jadwal,” imbuhnya.

General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Rasyid Jauhari  memberi keterangan tentang pesawat yang tergelincir. (julian)

Sementara itu, kondisi badan pesawat pun tidak mengalami kerusakan. Kendati demikian hingga tengah malam, pesawat tersebut masih belum dipindahkan.

(Baca: Halim Dibuka Kembali, Sebagian Penumpang Naik Bus ke Bandara Soetta)

“Posisi pesawat masih ada di TKP, tidak ada kerusakan, fisiknya masih utuh. Tapi masih diinvestigasi oleh KNKT untuk dicari tahu kenapa bisa tergelincir,” tuntasnya.

Pesawat jet pribadi milik Nusantara Air Charter ini sebelumnya tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 19.00 ketika hujan lebat. Akibatnya, bandara sempat ditutup selama empat jam untuk proses evakuasi. Sejumlah penerbangan keberangkatan serta kedatangan pesawat lain sempat mengalami gangguan. (julian/yp)