Wednesday, 20 September 2017

Ada yang Setor Rp5 Miliar, Kapolda Jatim Tunggu Laporan Dugaan Penipuan Dimas Kanjeng

Rabu, 28 September 2016 — 10:10 WIB
Dimas Kanjeng saat pamer hasil 'penggandaan' uang. (ist)

Dimas Kanjeng saat pamer hasil 'penggandaan' uang. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Polda Jawa Timur akan menyelidiki dugaan penipuan dan penggelapan penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Anton Setiadji, mengatakan akan bertindak begitu ada korban melapor karena saat ini belum ada korban yang melaporkan penipuan dan penggandaan uang. Ia mengaku ada orang yang berniat melapor.

“Kabarnya akan melapor. Dia dari Cirebon, ngasih Rp3 miliar atau Rp5 miliar. Kita tunggu laporannya,” katanya kepada wartawan.

Diakuinya, sejumlah korban pernah melapor. Hanya saja, laporan itu dicabut. “Lapor, dicabut. Lapor, dicabut. Begitu terus,” ujarnya.

(Baca: Polisi Akan Usut Dimas Kanjeng Soal Kasus Pencucian Uang)

Saat ini, sambungnya, Polres Probolinggo sudah membuka posko pengaduan. Ia minta warga yang merasa dirugikan untuk melapor.
Kapolda berjanji mengusut tuntas kasus ini. “Tapi tak bisa gegabah, ini kasus besar,” katanya.

Penyelidikan yang dilakukan, menurutnya, difokuskan pada dugaan pembunuhan dua santri. Dimas Kanjeng Taat Pribadi dutangjap tim gabungan Polda Jawa Timur dan Polres Probolonggo, kamis (22/9/2016). Ribuan polisi dikerahkan untuk meringkus Dimas di padepokannya. (*/yp)