Wednesday, 21 August 2019

Di Kursi Terdakwa, Jessica Peragakan Posisi Mirna Saat Kejang-kejang

Rabu, 28 September 2016 — 13:07 WIB
Jessica Kumala Wongso memberi keterangan dalam sidang di PN  Jakarta Pusat. (yendhi)

Jessica Kumala Wongso memberi keterangan dalam sidang di PN Jakarta Pusat. (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Terdakwa Jessica Kumala Wongso memeragakan apa yang dilakukan Wayan Mirna Salihin usai menenggak es kopi Vietnam di kafe Olivier.

Pada pertemuan di kafe Olivier, Jessica mengira Mirna datang lebigh dulu, kemudian Hani dan Vera. “Tapi pas tahu Mirna datang sama Hani ya saya welcome saja. Saya peluk dan cipika cipiki,” katanya.

Ia juga mengaku tak mengarahkan posisi duduk. Ia tak melihat Mirna kecewa kaeena telah dipesankan minuman. Tapi Jessica memastikan tak memindahkan sedotan ke gelas kopi Mirna padahal saksi sebelumnya mengatakan saat menghidangkan minuman, sedotan tak dimasukkan dalam gelas.

“Semua terjadi sangat cepat. Pas Mirna bilang awful juga sangat cepat. terus dia bilang, ‘cobain deh, nggak enak banget’. Tapi saya menolak mencoba,” ungkapnya. “Setelah itu, saya disuruh Mirna ambil air putih, pas kembali sudah seperti itu.”

Jaksa kemudian menanyakan apa yang terjadi pada Mirna. “Kepalanya ke belakang. Saya usahakan menyadarkannya, ‘Mir kamu kenapa? Bangun’,” ungkapnya.

Jaksa pun meminta Jessica, dengan tetap duduk di kursinya, memeragakan bagaimana posisi Mirna yang dilihatnya. Ia pun memeragakan kepalanya mengadah. “Kepalanya ke sofa, pandangannya ke atas,” ujarnya dengan jari menunjuk ke atas,

Selanjutnya, terdakwa menunjukkan gerakan kedua tangan di paha dan kaki melipat ke belakang. “Nafasnya pelan-pelan. Kayak ngorok gitu,” katanya.

Jessica menjadi terdakwa setelah Mirna tewas usai minum es kopi Vietnam di kafe Olivier. Pemeriksaan polisi, es kopi itu mengandung racun sianida. (yendhi/yp)