Friday, 23 June 2017

Polisi Akan Usut Dimas Kanjeng Soal Kasus Pencucian Uang

Rabu, 28 September 2016 — 1:23 WIB
Dimas Kanjeng saat pamer hasil 'penggandaan' uang. (ist)

Dimas Kanjeng saat pamer hasil 'penggandaan' uang. (ist)

SURABAYA (Pos Kota)- Polda Jawa Timur terus usut kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Tidak hanya soal kasus pembunuhan juga soal dugaan pencucian uang. Bahkan polisi akan meminta bantuan Bank Indonesia termasuk melakukan pembuktian terbalik atas kekayaan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Seperti diketahui polisi menemukan uang banyak di bunker di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Uang tersebut kini dijaga ketat pasukan Brimob.

Menurut Kapolda Jawa Timur Polisi, Irjen Anton Setiadji kepada wartawan di Surabaya, Selasa (27/9/2016) malam pihaknya akan menyelidiki transaksi keuangan termasuk rekening milik pengasuh padepokan dan pembantu utama alias berjuluk sultan .

Diakui oleh Anton meski hingga kini belum ada yang melapor soal peniuan penggadaan uang, pihaknya tetap mengusut kasus tersebut. ” Bisa dari keterangan saksi,” jelas Anton

“Polisi menemukan tiga bungker berisi uang. Jumlah uang dan ukuran bungker belum diketahui. Namun Brimob sudah menjaga lokasi .Itu uang banyak asal dari mana, kan bisa ditanya,” kata Anton.

Namun kata Anton, sekarang Polda Jawa Timur fokus mengusut dugaan kasus pembunuhan yang diduga dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi terhadap pengikutnya. Hingga sekarang polisi baru menetapkan Dimas Kanjeng sebagao tersangka kasus pembunuhan.

Diduga kuas Dimas Kanjeng menyuruh anak buahnya membunuh pengikutnya itu karena taku kedoknya dibongkar.

Selama ini ribuan orang telah menjadi pengikut dan menyetor mahar dengan nilai bervariasi. Kisaran miliaran rupiah diduga sudah disetor ke Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang sekarang sudah ditahan di Mapolda Jatim. (B)