Friday, 24 November 2017

30 Warga Cianjur Diduga Terjerat Ajaran Kanjeng Dimas

Jumat, 30 September 2016 — 17:53 WIB
Dimas Kanjeng saat pamer hasil 'penggandaan' uang. (ist)

Dimas Kanjeng saat pamer hasil 'penggandaan' uang. (ist)

BANDUNG (Pos Kota) – Sebanyak 30 warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga kuat menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Data tersebut didapat dari hasil kerja intelejen Polres Cianjur yang dilakukan beberapa hari ini.

“Diperkirakan ada 30 orang yang terjerat ajaran Kanjeng Dimas,“ kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus kle wartawan Jumat (30/9).

Ia melanjutkan, dari data yang didapat, Polres Cianjur maupun Polda Jabar belum menerima laporan polisi dari korban. “ Belum ada satu korban pun yang melapor,“ akunya.
Jika ada pelapor, demikian Kabid, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Polda Jatim. Kabid menambahkan. Puluhan warga yang menjadi pengikut serta korban Dimas Kanjeng rata rata dimintai uang mahar Rp 2,5 juta perorang. Uang tersebut akan dikembalikan oleh Dimas Kanjeng menjadi berlipat-lipat. “ Belum ada uang korban yang dikembalikan,“ ujar Yusri.

Olehkarenanya, Kabid berharap korban Dimas Kanjeng yang ada di wilayah hukum Polda Jabar segera melapor agar kasus ini dapat dikoordinasikan dengan Polda Jatim.

Diberitakan, Dimas Kanjeng yang memiliki padepokan dan mengaku mampu menggandakan uang ditangkap Polda Jatim. Ia diduga kuat terlibat kasus pembunuhan dua muridnya yang diduga kuat akan membocorkan rahasianya. (Dono)